Tuntut Galian C Ditutup, Massa Dari 9 LSM Di Ponorogo Gelar Unjuk Rasa

PONOROGO (kotareyognews.net) - Massa dari anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) melakukan aksi unjuk rasa terhadap maraknya Galian C di wilayah Ponorogo. Galian C tersebut rata-rata pengerukan penambang pasir.

Massa anggota LSM saat aksi unjuk rasa Galian C di Ponorogo
Mereka para penambang tersebut tidak memperdulikan lingkungan sekitar. Tak jarang ulah penambang tersebut menimbulkan kerusakan ekosistem di lingkungan sekitar lokasi.

Itulah sebabnya masa dari berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) turun ke jalan guna menuntut kepada pemerintah daerah agar menertibkan para penambang galian C tersebut. Terhitung ada ratusan madsa dari 9 LSM di Ponorogo yang turun ke jalan menggelar aksi, Kamis, (11/09) lalu.

Mereka menuntut agar galian C yang ada di wilayah Ngrogung Kecamatan Ngebel supaya segera di tutup. Pasalnya, galian tersebut telah merusak alam di sekitarnya.

Menurut masa pendemo, adanya penambangan pasir tersebut sudah mengancam lingkungan hidup dan dampak dari pengerukan juga terlihat pada jalur utama yang rusak parah dan tak kunjung di perbaiki.

"Kami menuntut penambangan pasir supaya di tutup, karena hanya menguntungkan segelintir orang dan merugikan banyak orang." teriak orator dalam orasi di depan kantor PU.

Sementara para pendemo dari 9 LSM tersebut juga menyambangi kantor Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PU, Kantor DPRD dan berakhir di kantor Pemkab Ponorogo. dan diterima oleh Asisten Bupati Ponorogo.

Perwakilan demonstran akhirnya hanya menyampaikan aspirasi mereka melalui asisten. Mereka menuntut agar seluruh penambang di Ponorogo di tutup dalam tenggang waktu maksimal 1 minggu. Mereka Mengancam akan menurunkan masa lebih banyak jika fihak Pemerintah tidak mau menindaklanjuti.

Dari pantauan Info Reyog, aksi ratusan masa tersebut berjalan aman. puluhan jajaran Polres Ponorogo juga turut mengamankan jalanya Aksi tersebut.(warok)