Proses Seleksi Pejabat Pratama Ponorogo Dianggap Tidak Transparan

PONOROGO (kotareyognews.net),- Proses rekruitmen melalui lelang jabatan pimpinan tinggi pratama Ponorogo mendapat sorotan dari berbagai kalangan, terlebih masih adanya kesan tertutup yang menjadikan tanda tanya besar di kalangan masyarakat Ponorogo.

Muhammad Yani praktisi hukum dan pemerintahan menganggap bahwa tidak adanya transparansi yang dilakukan panitia seleksi (Pansel), didalam proses perekrutan tersebut.

"Apa yang dibilang Sekda transparan itu, seperti ini? Lha wong, pada proses pembentukan Pansel saja, tidak terbuka dan transparan,"ujarnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, bahwa semestinya proses pembentukan Pansel itu dilakukan secara terbuka, bukan ada secara tiba-tiba.

"Tidak ada yang tahu pada saat pembentukan Pansel yang melibatkan akademisi didalamnya, seharusnya terbuka, minimal diumumkan dimedia massa, atau melalui cara yang lain. Kayak sulapan, tiba-tiba sudah ada pansel, "imbuhnya.

Didalam proses awalnya saja sudah tidak jelas dan terang, bagaimana nanti pada proses seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama ini, bisa membuahkan hasil yang maksimal.

"Pembentukan panitia seleksi saja tidak terbuka, bagaimana nanti pada proses seleksi, pasti juga akan sama, gitu kok bilangnya transparan,"terangnya.

Proses seleksi atau rekrutmen seperti ini, sudah harus merujuk pada peraturan perundang-undangan diatasnya, lantas kemudian Bupati dalam hal ini sebagai kepala daerah, mempunyai peran sentral.

"Bupati semestinya juga membuat sebuah regulasi yang jelas, dengan merujuk kepada Permendagri nomor 5 Tahun 2005 tentang ASN. Kalau mungkin Bupati saja tidak atau kurang tahu, bagaimana proses ini bisa dilakukan,"tegasnya.

Banyak yang menduga, kalau proses seleksi sampai dengan pengumuman nanti, sudah disetting sejak awal, dan pejabat yang ikut mendaftar cuma sebagai pelengkap saja.

"Banyak yang bilang kepada saya, kalau cuma sebagai penggembira, karena itu sudah disetting siapa nanti yang mendapat jabatan kosong yang sekarang diperebutkan,"tandas Yani.(warok)