Warga Miskin Ponorogo Ini Tak Dapat Jatah PSKS

PONOROGO (kotareyognews.net),– Puluhan warga miskin di Kabupaten Ponorogo tidak mendapatkan pembagian dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) yang mulai dibagikan. Hal tersebut seperti dikeluhkan oleh Mispan, warga Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, kabupaten Ponorogo.

Dia menuturkan bahwa pembagian PSKS di desanya tidak tepat sasaran dan beberapa warga miskin tidak menerimanya.

“Yang seharusnya tidak mendapat bantuan PSKS tapi malah dapat jatah, padahal dia termasuk orang kaya. Dan sebaliknya beberapa warga miskin di desa kami malah tidak mendapat jatah PSKS, alias ngaplo,” keluh Mispan, Senin (13/4).

Dia berharap Pemerintah bisa meninjau ulang daftar penerima PSKS. “Program ini baik (PSKS), tapi kalau penerimanya tidak tepat sasaran malah merugikan masyarakat,” terangnya. Dia mencontohkan ada warga yang merupakan pensiunan PNS malah mendapat jatah PSKS. “Orang kaya kok malah di-Miskin-kan, sedang yang miskin malah di-Kaya-kan, bagaimana ini,” gerutunya.

Ungkapan senada disampaikan Mbah Boinem (70 th), nenek renta warga Dukuh Ngemplak, Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo  yang menyesal tidak menerima PSKS. “Kulo sampun mboten saged nyambut damel (saya tidak bisa bekerja), maem nyuwun tonggo (makan ikut tetangga), malah mboten nompo bantuan PSKS (tapi tidak menerima bantuan PSKS),” keluh Mbah Boinem.

Sedangkan Mbah Sumi (75 th) mengaku sudah mengadukan masalah ketidakadilan yang ia terima karena tidak menerima PSKS ke perangkat desa, tapi tidak mendapat respon apa-apa. “Katanya suruh sabar sama perangkat desa, mau diusulkan tahun depan,” kata Mbah Sumi.

Dia hanya berharap Presiden Jokowi bersikap adil dengan memberi PSKS di masa yang akan datang. “Mudah-mudahan pemerintah atau siapapun peduli kami,” ucap Mbah Sumi, diamini Mbah Tayem (65 th), tetangganya. (warok)