Calon Independen Misranto Klaim Kuasai Wilayah Selatan Ponorogo

PONOROGO (kotareyognews.net) - Hingga hari terakhir pendaftaran calon bupati Ponorogo dari jalur perseorangan (Independen) akhirnya hanya ada satu calon yang datang dengan tim kemenangan Profesor Dr Misranto ke KPU Ponorogo.. Rektor Unmer Pasuruan ini datang dengan menyerahkan dokumen yang ditandatangani oleh warga sebanyak 72 ribu lebih sesuai kartu tanda penduduk (KTP) pada pukul 02.45 WIB.

“Saya maju melalui jalur perseorangan berpasangan dengan Isnan Supriono (Kepala Sekolah SDN Grogol Kecamatan Sawo) pada pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun ini,” ujar Misranto Kepada sejumlah wartawan dikantor KPUD Ponorogo.

Tak hanya dengan 72 ribu dukungan yang ia serahkan ke KPUD Ponorogo, dia juga mengkalim, sudah mengumpulkan ktp dukungan hingga mencapai ratusan ribu, yang dia peroleh secara merata di 21 kecamatan se - Kabupaten Ponorogo.

“Sampai hari ini sudah ada sekitar 150 ribu KTP dukungan, bahkan jumlah tersebut tidak hanya terhenti, masih banyak masyarakat Ponorogo yang dengan suka rela menyerahkan fotocopy KTP untuk ikut juga mendukung kami,”imbuhnya.

Selain itu dari sekian ratus ribu ktp dukungan yang paling banyak dukunganya dari wilayah selatan kota, dimana memang Midranto sendiri berasal diwilayah tersebut.

”Di Kecamatan Ngrayun bisa dikatakan seratus persen memberikan dukungan kepada saya. Selain itu, Balong, Slahung dan kecamatan lain yang ada di wilayah selatan paling banyak, jika dibandingkan dengan wilayah atau kecamatan lain yang ada di kota Ponorogo,”terang Misranto.

Jadi dengan dukungan itu, Misranto mengucapkan banyak terima kasih kepada rakyat Ponorogo yang telah memberikan dukungan berupa foto kopy KTP dan sebagainya.

“Nawaitu Saya hanya ingin mensejahterakan rakyat Ponorogo. Dan saya memiliki keyakinan, karena saya melihat masyarakat Ponorogo ini sudah jenuh dengan persoalan-persoalan yang  retrorika setiap hari,” lanjutnya.

Mereka merindukan calon independen, atau dengan kata lain  partai rakyat. Jadi nantinya bupatinya ya bupati dari rakyat. Ini sangat berbeda bila Bupatinya dari partai politik. Dalam sejarah kabupaten Ponorogo, dari dulu Bupatinya semua dari partai Politik.(warok)