Gara - gara Sakit DB, Pemuda Kwajon ini Gantung Diri

PONOROGO (kotareyognews.net) - Masyarakat Warga Desa Kwajon, Kecamatan Bungkal, kabupaten Ponorogo dikejutkan dengan ditemukanya Irwan Candra Pramita(27) warga setempat yang meninggal dalam kondisi menggantung pada ketinggian 3,25 meter di kandang ayam belakang rumahnya, Sabtu (21/11/2015).
    
Kejadian ini diketahui oleh Kasemi (80) nenek korban yang akan melakukan aktifitas di belakang. Mengetahui cucu laki-lakinya  menggantung dan sudah tak bergerak  di kandang ayam miliknya sontak, Kasemi berteriak minta tolong.
    
 Mendengar teriakan Kasemi, tetanggapun langsung mendatangi TKP untuk mencari tau apa yang terjadi. Tak lama kemudian setelah mengetahui kejadian tersebut, tetanggapun langsung melaporkanya ke perangkat desa setempat yang diteruskan ke Polsek Bungkal.
   
 Mendapat laporan, anggota Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) bersama tim kesehatan dan identifikasi Polres Ponorogo langsung menuju TKP di desa Kwajon. "Kita bersama tim langsung merapat ke TKP,” ungkap Ka SPKT Polres Ponorogo IPDA Fahmi Noor dilasir dari situs kanal ponorogo.
     
Sedangkan dari informasi sejumlah tetangga korban, sebelumnya kakek dan ibunya juga meninggal dengan kasus yang sama yaitu gantung diri. Dari informasi yang berhasil dihimpun, korban nekat mengkhiri hidupnya dengan cara gantung diri, diduga karena korban dalam beberapa hari terakhir menderita sakit demam berdarah.
  
 Dari hasil pemeriksaan dan visum luar tim identifikasi dan kesehatan Polres Ponorogo menyatakan, korban meninggal murni gantung diri dengan tanda-tanda keluar faeses dari dubur dan cairan mani lubang kemaluanya. “Setelah tim identifikasi dan kesehatan melakukan pemeriksaan terhadap jazad korban tidak ditemukanya tanda-tanda luka bekas penganiayaan, jadi kesimpulan sementara meninggalnya murni karena gantung diri, dengan tanda-tanda yaitu keluar faeses dan air mani,”terang IPDA Fahmi Noor.
   
Karena korban murni bunuh diri dan tidak ada unsur penganiayaan dan lain-lain, keluarga akhirnya meminta kepada pihak kepolisian untuk menghentikan penyidikan dan tidak perlu dilakukan autopsi. Korban langsung diminta pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman jenazah korban.
            
sumber : kanal