Pulang Dari Sarangan, Warga Ponorogo Hantam Avansa Hingga Tewas

MAGETAN (kotareyognews.net) - Malang tak dapat di tolak, untung tak dapat diraih, begitulah nasib yang di alami dua remaja asal Ponorogo selatan ini. Pasalnya, keduanya harus kehilangan nyawa mereka akibat motor Honda Tiger yang mereka tunggangi oleng tak dapat dikendalikan karena ban belakangnya pecah di jalur Telaga Sarangan - Plaosan Magetan, Rabu (04/11) sekitar pukul 10.30 WIB.

Informasi yang berhasil di himpun kotareyognews net, dua remaja korban laka lantas ini adalah Eko. S (26) warga Desa Ngumpul, kecamatan Balong, kabupaten Ponorogo dan rekanya Sigit. P (26) warga desa Janti, kecamatan Slahung, Ponorogo. Mereka diduga hendak pulang dari liburan di telaga Sarangan.
 
Dikabarkan, menurut warga setempat kedua pemuda ini melaju cukup kencang. Namun sesampai di sekitar atas telaga wahyu Tiger nopol AE 3282 SH yang dikendarai kedua orang ini tampak oleng hingga mereka terpental. Naasnya lagi, mereka menghantam mobil Avansa nopol B 2144 PT yang datang dari arah berlawanan.

Akibatnya, kedua korban langsung tewas ditempat. Bahkan salah satu korban mengalami luka di kepala akibat membentur aspal dengan cukup keras hingga pecah.

Korban langsung dievakuasi dan dibawa ke kamar mayat RSUD dr Sayidiman Magetan, oleh jajaran Polsek setempat.Akibat tabrakan ini, jalur Magetan – Telaga Sarangan sempat macet beberapa saat karena para pengendara banyak yang berhenti untuk mengetahui siapa dan bagaimana komdisi korban.

Sementara itu, tetangga korban di desa Ngumpul kecamatan Balong saat dihubungi, membenarkan kejadian tersebut. Saat ini korban telah dimakamkan oleh keluarga.(warok)