Sebanyak 324 Surat Suara Ditemukan Rusak Oleh Pihak KPU Ponorogo

PONOROGO (kotareyognews.net) - Berbagai upaya dilakukan KPU Ponorogo agar pilkada bisa  terselenggara dengan sukses. Termasuk penyortiran surat suara juga mulai dilakukan. Sedangkan pada hari pertama penyortiran surat suara yang rusak atau tidak layak, petugas sortir surat suara Pilkada Ponorogo sudah menemukan sebanyak 324 surat suara yang rusak. Selasa(17/11/2015)

Menurut Koordinator Pekerja Sortir Suroso, menjelaskan bahwa kerusakan yang ditemui pada surat suara bermacam-macam, ada yang rusak karena sobek, bernoda, tinta tidak jelas dan kondisi kertas yang terlalu kusut.

"Kita sudah mulai menghitung jumlah surat suara, sekaligus mensortir surat suara yang tidak layak. Hasilnya sementara kami telah dapati, 177 ribu dalam mondisi baik sedangkan sebanyak 324 lembar rusak. Kerusakan rata-rata pada gambar yang kabur atau ada bayanganya, dan sebagian ada yang rusak karena sobek," terang Suroso.

Sementara itu, menurut Komisioner KPU Ponorogo Bidang Keuangan dan Logistik Ahmad Fauzi Huda menjelaskan bahwa pihaknya dalam mensortit surat suara rusak, telah menurunkan sebanyak 100 orang pekerja sortir lepas yang brtugas memeriksa kondisi dan menghitung surat suara Pilkada Ponorogo 2015.

"Kita beri waktu selama sepekan kepada para petugas sortir, untuk menyortir sekitar 778.559 surat suara yang dipesan KPU Ponorogo sesuai jumlah pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sedangkan tiap TPS kami juga menyediakan cadangan sebesar 2,5% dari jumlah pemilih di setiap TPS," tandasnya..

Para petugas sortir ini, lanjut Fauzi, hanya diberi tugas untuk memeriksa kondisi surat suara dan selanjutnya jika kondisina baik mereka harus melipatnya kembali seperti semula. Hal ini disebabkan karena surat suara yang dipesan sudah dalam kondisi terlipat dengan benar sesuai rancangan dan ketentuan sejak dari percetakannya di Kudus.

"Surat suara yang ditemukan rusak, nantinya akan kita buatkan berita acara dan akan kita minta ganti kepada percetakan. Karena kita sudah sepakat berapapun yang rusak akan diganti. Sedangkan untuk honor pekerja sortir, tiap surat suara yang disortir oleh para petugas sortir, mereka diberi honor sebesar Rp 85," imbuhnya.

Sedangkan untuk pengamanan pihak KPU telah meminta bantuan ke Polres Ponorogo.  Pihak Polres Ponorogo  sendiri juga telah menurunkan sebanyak tiga tim yang masing-masing tin berjumlah 21 personel. Tugas dari tim tersebut untyk mengamankan tiga titik utama, yaitu di Kantor KPU Kabupaten Ponorogo, di Kantor Panwaskab dan di gudang penyimpanan tempat menyimpan surat suara.(warok/net)