Dikeroyok Puluhan Orang Tak dikenal di Depan Sang Kasek Seorang Siswa Di Ponorogo Babak Belur

PONOROGO (kotareyognews.net) - Nasib apes yang dialami Hardiansyah Pradana Putra asal dukuh kepyar desa slahung kecamatan slahung yg bersekolah di MTS Al Istiqomah kecamatan Slahung,selasa (1/15),saat mengikuti jam pelajaran tanpa sebab akibat tiba-tiba dikeroyok dan dipukuli oleh puluhan orang yang tak dikenal ironisnya kejadian penganiayaan  itu dilakukan didalam kelas disaat jam pelajaran dimana saat itu Agung sang kepala sekolah  juga sedang mengajar dikelas tersebut.

Sementara itu Hardiansyah 15th selaku korban penganiayaan menjelaskan bahwa saat itu saya sedang mengikuti jam pelajaran sekolah,tiba-tiba datang puluhan orang yang tak dikenal dan langsung memukuli saya.Disaat itu pak agung selaku kasek justru malah membiarkannya.Padahal waktu kejadian itu saya sudah teriak minta tolong tapi pk agung tidak merespon malah seolah-olah membiarkan saya dipukuli,"terang hardiansyah.

Setelah kejadian itu korban langsung dilarikan di puskesmas slahung untuk di lakukan perawatan intensif,karena mengalami sejumlah luka di wajah dan punggung.
Lebih lanjut korban langsung melaporkan penganiayaan tersebut di resmob Polres Ponorogo. Menurut Kasat Reskrim Polres Ponorogo,AKP Hasran saat dikonfirmasi membenarkan kejadian penganiayaan tersebut,dan korban hardiansyah sudah melaporkan hal tersebut ke pihak yang berwenang dengan membawa bukti fisum.

Saat itu juga anggota kami juga sudah menetapkan 3 tersangka dan untuk sementara hanya wajib lapor,dan kasus ini akan kita lanjut tinggal melimpahkan ke kejaksaan.Ini murni pidana penganiayaan karena korban masih dibawah umur,"terang AKP Hasran.

Hardiansyah selaku korban penganiayaan berharap agar pihak yang berwajib agar tersangka tidak hanya jadi tahanan luar tp juga menghukum seberat beratnya ..sampai saat ini pun saya mau masuk sekolah masih trauma mas hingga sampai saya tidak mengikuti ujian semester karena masih trauma,"jlentrehnya.(nv/dn/tim)