Festival Desa Membangun Indonesia Wujudkan Kemandirian Desa

JAKARTA (kotareyognews.net) - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menyelenggarakan Festival Desa Membangun Indonesia sebagai wujud komitmen bersama semua pihak dalam memajukan kesejahteraan dan kemandirian desa yang harus terus dikawal.

Seperti kita ketahui bersama, pelaksanaan UU Desa masih belum cukup optimal. Dan untuk menjaga implementasi amanah, arah, dan tujuan UU Desa tentunya perlu mendapatkan dukungan semua pihak untuk menjaga komitmen mensejahterakan desa. Maka dari itulah, digelar Festival Desa Membangun oleh kementrian Desa agar semua bisa berkomitmen untuk memajukan Desanya.

“Festival ini untuk menjaring komitmen bersama semua pihak untuk berpartisipasi dan berperan dalam mengimplementasikan UU Desa agar sesuai dengan apa yang di cita-citakan bersama,” terang Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Ahmad Erani Yustika, saat memberikan sambutan dalam acara Festival Desa Membangun Indonesia, Senin (14/12) dilasir dari situs okezon.

Pada tahun 2016 diharapkan ada akselerasi dalam pelaksanaan UU Desa melalui penguatan koordinasi dan kolaborasi antar pemerintah dan aktor pemangku kepentingan desa yang berasal dari non-pemerintah.

"Koordinasi antar pemerintah dan aktor pemangku kepentingan desa yang berasal dari non pemerintah penting dilakukan untuk melakukan akselerasi pelaksanaan UU Desa,” tandasnya.

Erani menambahkan, Gerakan Desa membangun Indonesia merupakan kebijakan strategis yang dirumuskan berdasarkan tri sakti dan catur sakti, bahwa desa harus bertenaga secara sosial, berdaulat secara politik dan bermartabat secara budaya dan mandiri secara ekonomi.

Akan tetapi, membangun desa tidak semudah membalik telapak tangan. Banyak sekali kendala yang terjadi, mulai dari persoalan yang bersifat substansi paradigmatik, tumpang tindih regulasi, hingga hal-hal yang bersifat teknis.

“Gerakan Desa Membangun Indonesia ini harus menjadi konsensus nasional dan menjadi gerakan bersama dalam mewujudkan Nawacita pemerintahan Jokowi-JK, yakni membangun Indonesia dari pinggiran,” Pungkas Erani.(warok)