Sakit Ginjal Tak Kunjung Sembuh, Seorang Kakek Di Ponorogo Nekat Gantung Diri

PONOROGO (kotareyognews.net) - Sungguh jalan yang sesat yang dilakukan seorang kakek berinisial M (80), warga rt 01, rw 01 dukuh Krajan Desa Semanding Kauman Sumoroto kabupaten Ponorogo ini, sehingga dia rela mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Kamis (17/12/2015).

Dari informasi yang berhasil dihimpun, sekitar pukul 12.30, M berpamitan hendak keluar buang air kecil. Namun setelah ditunggu lama M tak kunjung kembali. Akhirnya sang istri Daniem (65) bergegas mencarinya.

Tak berapa lama mencari, Daniem akhirnya menemukan sang suami, dan betapa terkejutnya dia saat ditemukan korban sudah menggantung di usuk atap rumah didekat kamar mandi dengan stagen warna hijau.

Sontak Daniem berteriak minta tolong. Mendengar teriakan Daniem, saudara korban Boiran langsung datang ke TKP diikuti tetangga sekitar. Mengetahui kejadian tersebut tetangga langsung bergegas melaporkan ke perangkat desa yang diteruskan ke Polsek setempat.

Mendapat kabar telah terjadi aksi gantung diri Polisi langsung datang ke TKP bersama tim dari SPK Polres Ponorogo, Identifikasi Polres, SPK Polsek Sumoroto dan tim kesehatan dari Puskesmas Sumoroto.

Setelah dilakukan identifikasi dan pemeriksaan tdk di ketemukan tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan terdapat di tubuh korban.

"Korban murni bunuh diri, dugaan kami di sebabkan karena korban frustasi karena memderita sakit ginjal yang sudah menahun," ujar Kapolsek Sumoroto Kompol Suharto.

Karena tidak diketemukan tanda-tanda penganiayaan, selanjutnya di serahkan kepada keluarga untuk dilakukan pemakaman. (warok/suarajatimpost)