TKW Asal Balong Yang Meninggal, Masuk Daftar Catatan Pagebluk Ponorogo Pasca Pilkada

Wvakwasi TKW Indonesia yang terjatuh
PONOROGO (kotareyognews.net) - Titik Tri Wahyuni seorang TKW yang baru berusia 21 tahun, asal desa Dadapan, kecamatan Balong, kabupaten Ponorogo, dikabarkan telah meninggal dunia ditempat dia bekerja sebagai di Hongkong, Rabu (13/1/2016).

Musibah ini menjadi catatan hitam warga Ponorogo pasca digelarnya Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada). Diketahui, beberapa hari terakhir juga banyak terjadi musibah di wilayah Ponorogo, seperti musibah kecelakaan lalu-lintas yang juga menelan korban jiwa, dan musibah lainya.

Sementara itu, dari kabar yang berhasil dihimpun kotareyognews.net, TKW Ponorogo yang masih gadis belia ini baru dua bulan bekerja di Hongkong. Dia meninggal karena  terpeleset vas bunga dan terjatuh dari lantai 10 ke lantai 2 di sebuah apartemen. Saat itu dia sedang bekerja membersihkan kaca jendela tempat majikannya di Kowloon City, Akailokai 238 Hongkong.

Kejadian Tersebut juga di ketahui Seorang Saksi yang kemudian memanggil ambulans untuk menolongnya. Akan warga Dadapan Ponorogo  tersebut tidak tertolong nyawanya. Rekan Titik yang juga bekerja ditempat yang sama, membenarkan kejadian yang menimpa rekanya tersebut.

"Titik terjatuh bersama vas bunga yang di duga penyebab dirinya terjatuh dari lantai tersebut," terangnya seperti dilasir di sebuah akun jejaring sosial.

Hingga saat ini jenazahnya masih dalam proses pemulangan di kepolisian agar segera diterbangkan ke rumah duka di desa Dadapan, kecamatan Balong kabupaten Ponorogo, Jatim.

Keluarga di indonesia sendiri sampai saat ini masih menunggu kepulangan sang anak dengan kesedihan yang mendalam. Sementara itu terkait PT yang menerbangkan gadis yang baru berusia 21 tahun sebagai TKI ini belum bisa diketahui. Tim dari kotareyognews.net masih terus menelusurunya dan pengembangan informasi terkait PT yang memberangkatkan TKI di bawah umur. (warok)