TKW Asal Desa Dadapan Yang Meninggal Dunia, Baru Dua Bulan Di Hongkong

PONOROGO (kotareyognews.net) - Salah satu dari kesekian ribu TKW Indonesia asal kabupaten Ponorogo adalah almarhumah Titik Tri Wahyuni (21). Dikabarkan bahwa dia berangkat ke Hongkong sejak dua bulan lalu. Jenazahnya tiba dirumah duka di desa Dadapan, kecamatan Balong, kabupaten Ponorogo kemarin, Sabtu, (23/01/2016).

Dikabarkan, Titik yang baru bekerja dua bulan di Hongkong ini mengalami kecelakaan kerja saat membersihkan kaca jendela apartemen majikannya. Saat ini dia baru berusia 21, dan saat diberangkatkan ke PT untuk daftar kerja ke Luar Negeri umurnya masih 21 tahun. Saat bekerja ditempat majikanya dia terpeleset dan jatuh dari lantai 10 apartemen di kota Akailokai, Hongkong.

Menurut Kades Dadapan Rusmiatin, pihaknya dan keluarga langsung mendapat kabar atas mesibah yang dialami Titik di Hongkong  dari kakak korban yang berada di sana.

"Saat musibah pada tanggal 13 januari lalu dan setelah dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit Hongkong, kakanya langsung meberi kabar keluarga dirumah," terangnya..

Titik merupakan putri bungsu dari empat bersaudara pasangan Miswan dan Sulastri warga desa Dadapan. Pilihan menjadi TKW sengaja dia tempuh karena kakanya telah dulu berada di Hongkong menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Harapanya menyusul sang kakak yang sudah duluan berada di Hongkong karena ada teman maupun saudara yang bisa diajak berkomunikasi.

Tapi apalah daya, takdir berkata laiin. Mungkin ini sudah menjadi suratan Ilahi. Semoga almarhumah selalu diberi ketenangan di alam sana. Semlamat jalan Pahlawan Devisa. (waroxs)