KRP Dapat Kepercayaan Untuk Membina Reyog Muda Untuk Pilot Project

PONOROGO (kotareyognews.net) - Komunitas Reyog Ponorogo (KRP), Senin (01/02/2016) mengadakan kunjungan memenuhi undangan kementrian Pemuda dan Olahraga. Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dan reaksi positif terhadap seni Reyog Ponorogo untuk memberi warna dalam setiap even di dunia olahraga.

Menurut Wakil Ketua KRP Suparno Nojeng, hal itu merupakan tanggapan dari Kemenpora terhadap usulan KRP yang akan melakukan pelatihan seni (koreografi) Reyog, yang bertujuan untuk melestarikan Seni Reyog dan sekaligus mencari bibit dan pembinaan pemain Reyog.

"Kemenpora siap memberi dukungan sesuai dengan regulasi yang ada, seperti pembinaan dengan usia pemuda 16-30 tahun dan dan perencanaan penganggaran yang matang," terang Nojeng kepada susrajatimpos.com melaluai sambungan telephone.

Dikatakan S. Nojeng, saat pertemuan di kantor kemenpora pihaknya diterima oleh Asisten Deputi Peningkatan Kreativitas Pemuda, Dr. Ir. Eny Budi Sri Haryani, MSi didampingi Kabid Pendayagunaan, Abdul Rafur, SIKom, MSi.

Sementara perwakilan dari KRP sendiri sebanyak empat orang yaitu Ketua KRP Suyatno, Wakil Ketua KRP Suparno Nojeng, Sekretaris KRP M Syaiful Jihad dan Pembina KRP yang juga Dosen Seni Tari UNJ Nursilah.

Dari pertemuan tersebut Pihak Kemenpora memberi apresiasi dan dukungan kepada KRP yang komitmem terus melestarikan seni budaya Reyog Ponorogo. Itu terbukti KRP teris melakukan pembinaan Seni Reyog sebagai warisan leluhur dan warisan bidaya.

"Usulan KRP untuk melakukan pelatihan seni (koreografi) Reyog yang bertujian mencari bibit dan pembinaan pemain Reyog, Kemenpora siap memberi dukungan kepada kami sesuai dengan regulasi yang ada, seperti pembinaan dengan usia pemuda 16-30 tahun dan penganggaran harus direncanakan dengan matang," terangnya.

Nojeng juga menjelaskan bahwa Kemenpora berharap agar KRP segera membuat semacam pilot project (percontohan) grup reyog pemuda yang terdiri dari para seniman atau pemain reyog yang berusia antara 16-30 tahun. Grup reyog binaan KRP tersebut nantinya akan dipresentasikan di setiap acara Kemenpora.

Kedepan lanjut Nojeng, jika pilot projec binaan KRP tersebut berhasil, akan dibentuk grup reyog pemuda di berbagai wilayah lain dan direncanakan akan membuat kegiatan semacam Festival Reyog Pemuda yang akan memperebutkan Piala Menpora.

Selain itu, Pihak Kemenpora sendiri juga siap memberi rekomendasi Grup Reyog Pemuda binaan KRP  untuk bekerjasama dengan pihak lain khususnya dalam setiap event pembukaan cabang olahraga.

"Alhamdulillah mas, kita telah mendapat kepercayaan dari Kemenpora untuk membentuk satu grup reyog dari pemuda binana KRP, dan nanti akan dijadikan percotohan yang akan ditampilkan dalam setiap event cabang Olahraga. Kami sebagai Seniman Reyog yang juga asli berasal dari Ponorogo, akan terus berjuang demi Ponorogi dan kesenian Reyog," pungkasnya