Mobdin Camat Asal Madura Hilang di Ponorogo

PONOROGO (kotareyognews.net) - Malang nasib Sunaryo Camat Manding Kabupaten Sumenep Madura. Pasalnya mobil dinas (Mobdin) miliknya  amblas hilang digondol maling, saat dibawa ke rumah orang tuanya di kampung Dukuh Kutu Rt. 01/Rw. 01, Desa Kutukulon, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Senin (8/2/2016).

Mobil dinas  jenis Isuzu Panther, type Turbo, dengan nomor polisi (Nompol) M 1196 VP, ditemukan sudah tidak ada ditempatnya, setelah diparkir selama tiga hari di ponorogo.

Sementara keberangkatan Sunaryanto bersama keluarganya ke Ponorogo, dalam rangka pamitan dan minta doa restu pada sanak saudaranya, karena pada Bulan Maret korban akan menunaikan ibadah umroh ke tanah suci. Sunaryonto bersama keluarganya berangkat ke Ponorogo, pada hari  Jumat (5/2/2016) sekitar pukul 8.00. Wib. Dan mereka tiba disana, pada hari Sabtu (6/2/2016).

“Karena kemarin libur panjang, kami sempatkan untuk pamitan kepada sanak keluarga di Ponoroga, eh tak tahunya malah mobil dinas kami hilang,” kata Sunaryanto, Camat Manding, Sumenep, Rabu (10/2/2016).

Dikatakan, mobil dinas keluaran tahun 2007 dipakir di halaman rumah peninggalan almarhum orang tuanya, yakni Robingah. Baru setelah Sunaryanto bersama keluarganya hendak kembali ke tempat tugasnya di Sumenep, Senin (8/2) sekitar pukul 05.00, mobil yang telah diparkir selama tiga hari diketahui sudah tidak ada ditempatnya,  mobil warna biru tua itu diduga dibawa kabur pencuri.

“Saat itu kami tidur didalam kamar,” jelas pria kelahiran Ponorogo itu.

Atas kejadian tersebut, pria yang saat ini tinggal di Jl. KH. Mansyur No. 3B Kelurahan Pangarangan, Kecamatan Kota Sumenep, melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Jetis, Kabupaten Ponorogo. Sehingga, kasus tersebut saat ini dalam penanganan aparat kepolisian setempat.

”Kami juga telah melaporkan kepada Pemkab (Pemerinah Kabupaten) Sumenep. Jadi, sekarang tinggal menunggu proses dan doa teman-teman,” kata jelasnya.

Sementara ciri-ciri khusus mobil tersbeut yakni, sebelah pintu mobil kanan catnya sudah memudar. Selain itu, surat tanda nomor kendaraan (STNK) berada di dalam dasboard mobil.

”Kami terus melakukan komonikasi dengan aparat kepolisian di Ponorogo. Sehingga kami bisa mengetahui perkembangan penanganan terbaru,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Sumenep AKBP Rendra Radita Dewayana, melalui Kasubag Humas AKP Hasanuddin membenarkan kejadian tersebut. Saat ini kasus tersebut sudah ditangani aparat kepolisian.

”Benar, kami mendapat informasi dari teman dari Polda Jatim tadi,” pungkasnya. (waroxs/newsmadura)