Nenek Lasiyem, Penderita Tumor Kulit Di Ponorogo Dapat Fasilitas Rumah

PONOROGO (kotareyognews.net) - Nenek Lasiyem (79) yang mengalami sakit tumor kulit dan hidup ditengah hutan kini mulai mendapat perhatian dari berbagai pihak. Dan nenek yang tinggal sendiri dengan deritanya mendapatkan bantuan rumah dan mulai pindah ke rumah barunya, Rabu (24/2/2016).

Rumah baru tersebut sengaja di sediakan oleh Perhutani bekerjasama dengan pemerintahan desa setempat. Ini disampaikan oleh Dedy Nurhadi, Wakil Adm KPH Lawu DS Ponorogo Pacitan.

“Kita sediakan rumah, ini dengan kerjasama, bangunannya dari perhutani, lahannya milik pemerintah desa broto, ini kita lengkapi fasilitasnya, kita anggarkan sekitar 6 jutaan” kata Dedy setelah membantu proses pindahan nenek Lasiyem

Masih menurut Dedy, hal ini dilakukan perhutani setelah melihat kondisi nenek Lasiyem yang sedang menderita sakit serta hidup sebatang kara. Sebelumnya, tempat tinggal nenek Lasiyem merupakan base camp milik perhutani KPH Lawu DS di desa Broto.

“Orang sehat saja susah (tinggal ditempat seperti itu), apalagi beliau ini, harapannya bisa mudah dalam berobat” lanjut Dedy.

Untuk sementara kebutuhan hidup nenek Lasiyem akan akan ditanggung oleh pihak pemerintah desa, seperti yang disampaikan oleh Kepala Desa Broto, Mudjito.
“Seluruhnya akan kita tanggung, sembako, ini listriknya juga sudah ada,” kata Kepala Desa Broto, Mudjito.

Namun Mudjito juga mengharapkan ada perhatian dari dinas terkait, karena sebelumnya nenek Lasiyem tidak mendapatkan perawatan yang maksimal ketika berobat di rumah sakit Dr. Soetomo Surabaya. Meskipun dia merupakan pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS).

“Kedepannya dimohon dari dinas kesehatan untuk memberi pelayanan maksimal kepada bu lasiyem biar kesehatannya itu kembali pulih, biar nanti beliau begaul dengan warga sekitar tidak minder,” jelas Mudjito. (waroxs)