Bersama KRP, Reyog Ponorogo Semakin Digemari

PONOROGO (kotareyognews.net) - Dikabarkan dari pengurus Komunitas Reyog Ponorogo (KRP) di Jakarta, bahwa Direktur Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Kementerian Dalam Negeri, Aswin Nasution telah menyampaikan sebuah pernyataan bahwa dia sangat menyukai Kesenian Reyog Ponorogo.

Hal itu disampaikan Ashwin saat menerima Komunitas Reyog Ponorogo (KRP) di Kantor Kemendagri Jl Medan Merdeka Utara Jakarta Pusat, Kamis (24/03/2016).

Kesukaan Erwin terhadap kesenian tradisional Reyog Ponorogo bukan tidak beralasan. Selain kesenian asal Ponorogo Jawa Timur ini merupakan kesenian yang menarik dan tidak ada duanya di dunia ini, kesenian Reyog juga merupakan kesenian asli dari Indonesia yang juga telah diakui sebagai warisan budaya Nasional

"Kesenian Reyog Ponorogo sudah selayaknya lebih sering ditampilkan dalam mengisi setiap event-event tertentu. Ini demi menjaga eksistensi seni dan budaya kita dimata masyarakat bangsa kita sendiri," kata Aswin Nasution.

Hal senada juga disampaikan Kasubdit Ketahanan Seni dan Budaya Kemendagri Johny Sebayang. Kepada para punggawa Komunitas Reyog Ponorogo. Dia menyatakan bahwa pihaknya akan melibatkan Komunitas Reyog Ponorogo dalam beberapa kegiatan yang terkait dengan seni dan budaya.

"Kesenian Reyog Ponorogo akan kami tampilkan dalam event-event yang ada di Kemendagri, maupun kami undang sebagai Narasumber kegiatan seni dan budaya," kata Johny Sebayang kepada pengurus KRP.

Sementara itu, dalam kunjungan di Kemendagri kali ini pengurus KRP diwakili oleh Sekretaris KRP M Syaiful Jihad, Bidang Organisasi KRP Sugeng Riyadi, Bidang Pagelaran KRP Suyono, Pimpinan grup reyog Singo Menggolo Heru Susetyo dan Seniman Reyog Jakarta Utara Kambali.

Sekretaris KRP Saiful Jihad kepada awak media mengatakan, bahwa kedatangannya beserta rombongan di kantor kemendagri untuk menyampaikan berbagai kegiatan KRP yang telah dilaksanakan. Selain itu pihaknya  juga menyampaikan berbagai program kerja yang akan dilakukan Komunitas Reyog Ponorogo dimasa mendatang.

"Kami memiliki keinginan untuk bersinergi dan bekerjasama dengan Kemendagri, khususnya dalam pemajuan dan pelestarian seni Reyog yang berwawasan kebangsaan. Kami juga meyakini nilai-nilai yang ada dalam seni Reyog relevan untuk membangun karakter bangsa," tegas Syaiful. (warok)