Dua Wanita Pengedar Sabu Diringkus Polres Ponorogo

PONOROGO (kotareyognews.net) - Ibu rumah tangga asal Kelurahan Tonatan dan Padas Bungkal diringkus Tim Buru Sergap (buser) Satnarkoba Polres Ponorogo lantaran terbukti telah mengedarkan serbuk haram.

Dua wanita yang berhasil diamankan tersebut adalah Pipin (37), warga Jalan Halim Perdana Kusuma kelurahan Tonatan dan Hesti (33), warga dukuh Mendalan, desa Padas kecamatan Bungkal Ponorogo.

Informasi yang berhasil dihimpun Kota Reyog News, kedua korban ini ditangkap di tempat berbeda. Pipin diringkus di sebuah bilik warnet di jalan Bathoro Katong, dan Hesti kita amankan di kediamanya desa Padas Bungkal.

"Kami berhasil meringkus dua wanita pengedar sabu-sabu. Awalnya kita menagkap Hesti dan kita kembangkan kasusnya. Dari pengakuan Hesti inilah kita langsung menangkap Hesti di rumahnya, Selasa (15/03/2016)," terang Kapolres Ponorogo AKBP Ricky Purnama.

Lebih lanjut Ricky Purnama menjelaskan bahwa, dari penangkapan Pipin, pihaknya berhasil mengamankan 2,03 gram serbuk sabu, satu lembar bukti transfer, sebuah tas, hend phone dan sebuah helm warna hitam.

"Penangkapan kita lakukan sekitar pukul 01.00 WIB, dan dari keterangan tersangka kita kembangkan. Dia mengaku barang tersebut dia dapat dari rekanya bernama Pipin," paparnya.

Dari keterangan tersebut Ricky mengatakan bahwa pihaknya langsung melakukan penangkapan terhadap Pipin di kediaman desa Padas, kecamatan Bungkal.

"Sekitar pukul 05.00 kami melakukan penangkapan terhadap Pipin di kediamanya. Dari penangkapan tersebut kami juga berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 42,04 gram sabu, tiga buah rekening tabungan yang digunakan transaksi, dan beberapa bukti lainya," terangnya.

Kepada polisi, Hesti mengaku bahwa barang haram tersebut adalah milik suaminya yang kini dipenjara dirutan medaeng surabaya lantaran kasus yang sama. Dia mengaku hanya meneruskan usaha suaminya untuk menghidupi keluarga.

"Hesti ini merupakan residivis kasus yang sama di wilayah hukum madiun dan pernah dipenjara beberapa tahun lalu karena mengedarkan sabu," paparnya.

Sementara, atas tertangkapnya kedua pelaku tersebut, pihak Polres Ponorogo masih melakukan pengejaran terhadap bandar besar yang telah memasok kedua tersangka.

Sedangkan atas tindakannya, dua wanita pelaku pengedar sabu ini dijerat dengan pasal 114  ayat 2 Undang – undang RI nomor 35 tahun 2009, tentang narkotika dengan ancaman penjara maksimal 12 tahun. (warok)