Ipong Muchlissoni: Kami Tak Akan Beri Izin Pendirian Karaoke atau Tempat Hiburan Baru di Ponorogo

PONOROGO (kotareyognews.net) - Bupati Ponorogo H. Ipong Muchlissoni memberikan jawaban berbagai pertanyaan yang timbul di mayarakat tentang isu akan didirikanya tempat karaoke di kecamatan Jenangan, kabupaten Ponorogo.

Isu tersebut sempat membuat resah berbagai pihak terutama para tokoh, ulama' dan anggota nahdiyin karena keberadaan tempat karaoke tersebut tentu saja banyak mudhorotnya di mata agama. Bahkan akhir-akhir ini banyak kejadian negatif berawal dari tempat karaoke, termasuk sebagai ajang pesta minuman keras (miras).

Bahkan kabar terakhir, terjadinya kecelakaan maut di wilayah Siman, Ponorogo yang menewaskan tiga orang penumpang mobil sedan dan tiga lainya luka-luka disebabkan karena usai pesta miras di tempat Karaoke.

Mencermati berbagai hal yang terjadi, tampaknya menjadi pelajaran berharga bagi Pemkab Ponorogo. Guna mengurangi tingginya penyakit masyarakat termasuk minuman keras dan mencegah tindak kriminalitas Pemkab Ponorogo berkomitmen untuk tidak memberikan ijin terhadap pendirian tempat hiburan atau karaoke.

Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati H. Ipong Muchlissoni pada acara peletakan batu pertama Masjid Al Ikhlas di Kompleks Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Ponorogo, Selasa (15/3/16) sailam.

Dengan berbagai hal yang terjadi dan masih tingginya penyakit masyarakat di wilayah Kabupaten Ponorogo, Ipong merasa prihatin dan etelah ditelusuri diantara faktor yang mendukung maraknya penyakit masyarakat  berasal dari tempat-tempat hiburan atau karaoke.

Dia menegaskan bahwa pihak pemerintah daerah akan terus melakukan penertiban tempat hiburan malam atau karaoke yang ada di Ponorogo.

"Secara rutin kami sudah lakukan penertiban tampat hiburan dari segi perijinan, artinya tempat tersebut ijinya resmi untuk karaoke atau rumah makan, akan kita pertegas peruntukannya untuk apa harus jelas dan sesuai atau tidak, kita akan pantau terus" terangnya.

Lebih lanjut Ipong menambahkan, bahwa pihak Peemerintah daerah Kabupaten Ponorogo secara tegas tidak akan memberikan izin pendirian tempat karaoke baru maupun tempat-tempat hiburan lainnya.

"Kami tak akan beri ijin pendirian tempat karaoke atau tempat hiburan baru. Sambil menunggu Perda tentang penertiban karaoke dan rumah hiburan, kita telah melakukan monitor terhadap tempat karaike yang ada," bebernya.

Menurutnya, saat ini Perda sudah diproses ke Pemprop Jatim dan masih menunggu proses perbaikan.

"Sambil menunggu Perda baru, kami tegaskan tidak akan memberikan ijin apapun terkait karaoke atau tempat hiburan," urainya.

Pihaknya juga membantah isu Pemkab Ponorogo memberikan ijin karaoke di Kecamatan Jenangan. "Belum ada ijin apapun terkait pendirian karaoke di Jenangan, sementara kita tolak sambil menunggu Perda," tegasnya. (warok)