Peduli Sesama, "Ponorogo Bangkit" Salurkan Bantuan Untuk Mbah Soinem Yang Rumahnya Terbakar

Baksos Grup PB kerumah Mbah Soinem
PONOROGO (kotareyognews.net)- Komunitas Grup jejaring sosial Facebook Ponorogo Bangkit, hari ini, Sabtu (26/03/2016) melakukan legiatan Bakti Sosial (baksos) kerumah Mbah Soinem, janda tua warga RT: 02 RW: 02 dukuh Bedog Desa Wates Kecamatan Slahung kabupaten Ponorogo pada Jumat (23/03/2016) silam.

Meskipun pemerintah seakan tak peduli dengan kondisi Mbah Soinem yang terpaksa harus istirahat di sisa rumahnya yang terbakar. Tapi, perwakilan Grup Facebook Ponorogo Bangkit (PB) yang telah beberapa kali melakukan kegiatan sosial ini  rupanya tergerak hati dan nurani untuk berkunjung kerumah mbah Soinem.
Mereka ingin memberi supot dan dukungan moril agar mbah Soinem selalu diberi ketabahan dalam menghadapi musibah. Selain sekedar silaturahmi, perwakilan dari PB ini juga memberikan sejumlah bantuan berupa paket sembako berupa beras, roti, minyak, gula dan sejumlah uang tunai.

"Kedatangan kami perwakilan dari Ponorogo Bangkit untuk memberikan supot kepada mbah Soinem agar selalu diberi ketabahan atas musibah yang dialami. Kami juga membawa amanat dari teman-teman BMI untuk menyampaikan sedikit bantuan supaya beban mbah Soinem berkurang," terang perwakilan PB Ipung Purbo Sasongko.

Ipung juga mengatakan bahwa pihaknya merasa prihatin dengan kondisi yang dialami Mbah Soinem. Akibat musibah kebakaran yang dialaminya pada hari jumat yang lalu, dia harus tidur di sisa rumahnya yang tinggal seperempat karena yang lainya sudah hangus terbakar.

"Kasihan Mbah Soinem, beliau selama ini tinggal dirumah yang berdinding anyaman bambu. Kini dia bersama cucunya harus beristirahat di sisa rumahnya yang terbakar," ujar Ipung.

Diketahui, rumah mbah Soinem terbakar pada jumat krmarin saat dia pergi ke sawah. Saat itu dia memanggang klobot (kulit jagung) dan janggel ( bekas pipilan jagung) di atas tungku yang barusaja isai digunakan untuk masak.

Bara api didalam tungku masih membara sehingga saat dia pergi kesawah klobot dan janggel yang dipanggang kepanasan dan akhirnya terbakar. Yang mengakibatkan api mrnjalar ke dinding dapur yang terbuat dari anyaman bambu hingga membakar rumah mbah Soinem.

Saat ini rumah mbah soinem hanya tinggal seperempat bagian. Dia tidur dan istirahat disitu, meskipun saat ini masih musim penghujan. Apa boleh buat, meskipun jika hujan datang percikan air memantul ketubuhnya, namu hanya itu fasilitas yang ada dan yang dia miliki.

"Semoga pemerintah, segera memperhatikan kondisi mbah Soinem ini," harap warga setempat. (warok)