Pokdarwis "Karangpatihan Bangkit" Dikukuhkan, Maksimalkan Potensi Wisata Desa

PONOROGO (kotareyognews.net) - Desa Karangpatihan merupakan salah satu desa di Kabupaten Ponorogo yang saat ini serius  untuk mengembangkan potensi wisata yang ada. Berbagai kegiatan terus dipacu terutama sosialisasi kepada mesyarakat tentang pelestarian lingkungan agar bisa terwujud desa Karangpatihan sebagai Desa Wisata yang jadi salah satu tujuan masyarakat untuk berlibur.

Itulah sebabnya pada Kamis (03/03/2016) bertempat di lokasi wisata Gunung Beruk, pihak pemerintah desa telah mengukuhkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) ‘Karangpatihan Bangkit’ yang selama ini memang telah aktif dengan penuh semangat berjuang terus mengelola dan melestarikan obyek wisata Gunung Beruk.

"Pokdarwis ‘Karangpatihan Bangkit’ ini terbentuk dari berbagai unsur Pemuda, tokoh masyarakat, dan perangkat desa. Kita semua telah sepakat bersinergis untuk mewujudkan Karangpatihan sebagai Desa wisata yang menjadi salah satu tujuan wisatawan atau masyarakat untuk sekedar menikmati suasana alam yang masih alami di Gunung beruk," terang Kades muda yang penuh yang juga penasehat Asosiasi Desa Wisata Indonesia (ASIDEWI) ini.


Lebih lanjut, Eko Mulyadi menambahkan, bahwa lokasi obyek wisata Gunung beruk merupakan lokasi wisata yang menyajikan keindahan alami, outbon, bumi perkemahan, dan wisata edukasi. Selain itu, pihaknya saat ini juga telah mengembangkan wisata air terjun Dung Mimang yang sering dianggap masyarakat dengan sebutan air terjun keberkahan.

"Selain obyek wisata Gunung Beruk, pemerintah desa dan Pokdarwis Karangpatihan Bangkit juga telah mengembangkan potensi wisata Air Terjun ‘Dung Mimang’ yang merupakan air terjun di Karangpatihan yang dipercaya masyarakat bisa awet muda, cepat kaya dan dikabulkan segala tujuan kita jika kita mandi diasana," papar Eko.

Sementara itu, dalam kegiatan Pengukuhan Pokdarwis Karangpatihan Bangkit kali ini juga digelar penanaman 1000 pohon disekitar lokasi wisata gunung Beruk yang melibatkan sekitar 800 peserta, terdiri dari TNI, Polri, Pelajar, Mahasiswa, Dinas Pariwisata, Perhutani dan masyarakat Karangpatihan.

“Kami sampaikan terimakasih kepada seluruh peserta penanaman 1000 pohon di lokasi wisata Gunung Beruk khususnya kepada para bapak TNI, Polri, Muspika, Dinas Instansi, teman-teman Asidewi dan Masyarakat. Semoga lokasi wisata Gunung Beruk ini jadi lebih alami dengan penghijauan ini,” harapnya..

Sementara itu, kepala Disbudparpora Sapto Djatmiko menyampaikan harapan dan apresiasi kepada masyarakat terutana Pokdarwis Karangpatihan Bangkit yang telah dikukuhkan. Sebagai kelompok yang mengelola obyek wisata, Pokdarwis Karangpatihan Bangkit diharapkan agar terus berbeneh diri. Mereka diminta untuk untuk memegang sapta pesona yaitu Keindahan, Kenyamanan, Kebersihan, Keamanan dan kenangan

"Selamat kepada Pokdarwis karangpatihan bangkit. Sebagai pengelola lokasi wisata,  kehadiran Pokdarwis Karangpatihan ini, merupakan bentuk kepedulian dalam mengembangkan wisata daerah. Saya harap Pokdarwis Karangpatihan Bangkit punya komitmen untuk mengelola, menjaga dan melestarikan lokasi wisata di Karangpatihan ini," harapnya.

Lebih lanjut Sapto Djatmiko menambahkan bahwa Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) tidak hanya memberikan kontribusi kepada pengembangan wisata. Melainkan masyarakat sekitar juga hendaknya diberi kesadaran ikut menlestarikan keindahan lokasi wisata tersebut.

"Mari kita gerakkan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan dan suasana yang aman bagi tumbuh kembangnya pariwisata disekitar lokasi obyek wisata kita," ajaknya (warok)