Akibat Hujan Lebat, Dapur Rumah Marlan Diterjang Tanah Longsor

Ilustrasi longsor mnerjang rumah
PONOROGO (kotareyognews.net)- Seakan tak ada habisnya bencana alam tanah longsor terus menghantui warga Ponorogo yang berdomisili di dataran tinggi. Seperti halnya rumah Marlan (65) warga desa Klepu kecamatan Sooko, kabupaten Ponorogo juga diterjan tanah longsor, Rabu (13/06/2016) silam.

Kejadianya sama persis dengan yang terjadi di desa Suru. Curah hujan yang tinggi merupakan faktor penyebab utama terjadinya tanag longsor di desa Klepu ini. Tanah miring tak mampu mempertahankan posisinya karena kondisi tanah menjadi gembur.

Seperti di desa Suru, pada hari Rabu kemarin, hujan turun sangat lebat mulai pukul 14.30 WIB hingga sore hari. Akibatnya, sekitar pukul 18.30 WIB terjadilah bencana alam tanah longsor yang menyebabkan dapur rumah Marlan RT/RW 02/01sukuh Klepu, desa Klepu Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo tertimpa material longsor hingga mengalami rusak parah.

"Tadi tiba - tiba tanah di samping rumah Marlan yang tingginya sekitar 5 meter dan lebar 10 meter ambrol dan menimpa bangunan dapur rumah Marlan, untung tidak ada orang yang berada di dapur," ujar Edi Suwito tetangga korban.

Mengetahui kejadian tersebut tetangga korban Edi Suwito dan Mujiono bergegaa melaporkan kepada perangkat desa dan petugas Polsek Sooko. Tak lama kemudian petugas Polsek Sooko KA SPKT II AIBTU Tumiran langsung mendatangi TKP bersama Anggota dan Perangkat Desa setempat.

Tidak ada korban jiwa dari bencana alam yang menimpa dapur rumah milik Marlan ini. Sedangkan kerugian materi diperkirakan sekotar 7 jita rupiah. AIPTU Tumiran menghimbau kepada warga sekitar agar selalu waspada saat hujan turun. Apalagi di sekitar wilayah tebing.

"Jika hujan turun sangat lebat dan kondisi rumah berada di dekat tebing agar waspada dan berhati -hati. Jika kondisi membahayakan diharapkan mengungai kerumah tetangga dekat yang sirasa kondiainya lebih aman," harapnya. (warok)