Balita Dua Tahun Putra Warga Beduri Ponorogo, Masuk Selokan Saat Ibunya Tidur

PONOROGO (kotareyognews.net)- Berhati - hatilah saat menemani balita anda. Jangan sampai kejadian yang dialami Endang (25), warga Jl. Nori, kelurahan Beduri, Keniten Ponorogo menimpa anda.

Pasalnya, warga kelurahan Beduri, Keniten Ponorogo ini harus rela khilangan sang buah hati lantaran dia lengah. Buah hatinya yang masih berumur dua tahun ditemukan sedah tak bernyawa di selokan belakang rumah.

Ini lantaran saat tidur dia bersama anaknya DA, diduga lupa menutup pintu. Akibatnya balita yang masih berumur 2 tahun ini keluar rumah tanpa pengawalan orang tua, Selasa (26/04/2016).

Sekali lagi namanya balita, tentu tidak bisa membedakan bahwa apa yang diperbuat mengancam jiwa atau tidak. Anak umur dua tahun ini berkeliaran saat sang ibu lagi tidur. Dan kemungkinan dia main ke selokan belakang rumah.

Awal mula kejadian ini saat sang Ibu Endang sekitar pukul 14.00 WIB, sedang tidur bersama sang buah hati. Mungkin Endang lupa menutup pintu saat mau kelonin putranya. Mungkin saking capeknya, Endang tak sadar dan tidak terbangun saat putranya sudah bangun. Apesnya, balita umur 2 tahun ini bisa keluar rumah karena diduga pintu tak ditutup.

Putra Endang yang berinisial DA yang masih berusia dua tahun bangun jalan - jalan dan maen sendiri keluar rumah.

Sekitar pukul 15.00 WIB, Endang terbangun. Alangkah kagetnya dia saat mendapati balitanya yang tadinya berada di sampingnya sudah tidak ada. Dia buru buru langsung bergegas bangun dan mencari anaknya di sekitar rumah.

Edi salah satu tetangga korban yang mengetahui Endang sedang kebingungan akhirnya turut membantu pencarian DA. Tak berselang lama, Edi berhasil menemukan DA di belakang rumah. Namun kondisi DA saat itu sudah berada didalam parit dan yang lebih mengagetkan DA sudah dalam keadaan tenggelam di parit belakang rumah.

Mengetahui hal itu, Edi bersama Endang langsung berusaha memberi pertolongan. Mereka langsung membawa korban ke RS Muhammadiyah di Jl. Diponegoro.

Namun apa yang terjadi sungguh diluar harapan mereka. Dari pemeriksaan oleh petugas Rumah Sakit Korban dinyatakan telah meninggal dunia. Mendengar kabar putranya telah meninggal Endang yaris saja pingsan di Rumah Saki Muhammadiyah. Akhirnya, dibantu Edi dan keluarga lainya,korban dibawa pulang untuk dilakukan pemakaman.

Pihak Kasubag Humas Polres Ponorogo membenarkan kejadian tersebut. Korban atas nama DA yang masih berumur dua tahun main sendirian keluar rumah saat sang ibu sedang tidur. Akibatnya bocah berumur dua taun tersebut jatuh ke selokan dan tidak ada pertolongan.

Atas kejadian tersebut, AKP Harijadi menghimbau kepada seluruh masyarakat terutama bagi yang punya balita agar jangan sampai lengah mengawasi sang buah hati.

"Jangan sampai hal ini terulang, dan bagi para ibu untuk selalu mengawasi sang buah hati 24 jam. Selalu antisipasi segala kemungkinan dan harap tutup pintu jika sedang tidur. Semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi para orang tua," ujarnya. (warok)