Kecelakaan Tunggal, Barat Perempatan Mlilir Ponorogo Minta Tumbal

PONOROGO (kotareyognews.net), - Rupanya tragedi kecelakaan tunggal di wilayah hukum Kabupaten Ponorogo masih terus berjalan. Setelah beberapa waktu lalu terjafi kecelakaan tunggal di Siman yang membawa korban tiga orang sekaligus, dan diausul benerapa titik lainya di Ponorogo mengingatkan kita agar tetap waspada dan berhati-hati di jalan raya.

Seperti yang terjadi semalam, Minggu (03/04/016) sekitar pukul 20.30, di barat perempatan Milir sekitar 500 meter juga terjadi kecelakaan maut yang memewaskan seorang pengendara sepeda motor. Diketahui, Suprianto adalah nama korban kecelakaan di mlilir ini.

Kabar yang berhasil dihimpun kotareyognews.net, Suprianto yang mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan Nopol AG 5390 UD ini menurut warga setempat sedang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah perempatan mlilir.

Namun saat tiba di lokasi kejadian (500 meter barat perempatan Mlilir), Suprianto tampak kehilangan kendali karena kondisi jalan yang gelap dan menikung. Diduga jiga, saat itu Suprianto tidak konsen saat mengendarai sepeda motor. Dan akhirnya, sepeda moyor yang dia tunggangi menabrak pohon jati yang berada kanan jalan.

Cukup keras tabrakan itu, sehingga Suprianto terpental sekitar 15 meter dan motornya terpental hingga sekitar 20 meter.

"Tadi pengendara ini melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur, tiba-tiba oling dan menghantam pohon jati di kanan jalan, dia terpental sekitar lima belas meter." terang Agung, salah satu warga yang berada di lokasi kejadian.

Usai menghantam pohon jati lanjut Agung, pengendara Vario bersama pengendaranya Suprianto terpental menghantam pohon mahoni, dan berhenti di di pagar rumah warga yang jaraknya sekitar 15 meter.

"Dia tabrak pohon jati,  motor dan pengendaranya terpental lagi menghantam pohon mahoni dan pagar milik warga. Korban terkapar di dekat tembok pagar, sepeda motornya masih terpental lagi sejauh lima meter ke selatan jalan," ujas Agung.

Pengendara yang dikabarkan warga Slahung Ponorogo tewas seketika itu jiga di tempat kejadian. "Kepala korban nengeluarkan darah," imbuhnya.

Sementara itu, Petugas dari Satlantas Polres Ponorogo yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP dan membawa jasat korban ke Rumah Sakit terdekat guna dilakukan autopsi dan identifikasi.(warok)