Langgar Ketentuan Operasional, Sejumlah Tempat Karaoke Ponorogo Di Segel

PONOROGO (kotareyognews.net), - Rupanya Pemerintah Daerah (Pemda) Ponorogo mulai serius terhadap menjamurnya tempat karaoke ilegal. Pasalnya pada Senin malam (04/04/2016) pihak Polosi Pamong Praja (Pol PP) mulai melakukan razia dan penutupan paksa tempat karaoke yang diketahui tak memilikiizin operasional.

Pantauan kotareyognews.net, dalam razia dan penutupan tempat hiburan tak berizin kali ini, dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Heri Sutrisno.

"Kita melakukan razia dan sekaligus penutupan lokasi tempat karaoke yang melanggar ketentuan Pemerintah Daerah. Kita langsung melakukan tindakan dengan cara melakukan penyegelan," terang Heri Sutrisno.

Menurut Heri, penutupan paksa tempat karaoke tak berizin ini, pihaknya langsung mandat perintah dari Bupati Ponorogo H. Ipong Muchlossoni. Hal tersebut merupakan tindak lanjut dari banyaknya keluhan masyarakat terkait menjamurnya tempat karaoke yang  beroperasinya tanpa mematuhi ketentuan yang diberikan oleh Pemda.

'Sesuai Perda nomor 5 tahun 2011, tempat karaoke yang terbukti menlanggar ketentuan Perda kita lakukan penertiban dan penutupan paksa. Kami Satpol PP, KPPT, Dinas Pariwisata, dan bagian Hukum dipimpin Asisten 1, medapat perintah langsung dari bapak Bupati dalam rangka menjawab semua keluhan dan masukan dari masyarakat untuk menutup tempat karoke yang tak berizin. Karena mesyarakat merasa resah dengan banyaknya tempat karaoke di Ponorogo" paparnya.

Sementara itu, dalam razia kalin ini petugas Pol PP mendatangi beberapa lolasi tempat karaoke yang menurut data di KPPT telah melanggar ketentuan dan tidak memiliki izin resmi.

Pertama petugas mendatangi tempat Karaole di kecamatan Babadan dan langsung melakukan penyegelan, dilanjitkan di bukit Ketekan di kecamatan Jenangan, juga dilakukan penyegelan, kmudian ke HBI
di wilayah kecamatan mlarak yang belum sempat dilakukan penyegelan karena saat itu sedang tidak beroperasi.

"Kami Satpol PP, KPPT, Dinas Pariwisata, dan bagian Hukum dipimpin Asisten 1, melaksanakan perintah bupati dalam rangka menjawab semua keluhan dan masukan dari masyarakat untuk menutup tempat karoke yang tak berizin. Karena mesyarakat merasa resah dengan banyaknya tempat karaoke di Ponorogo," terang Heri.

Lebih lanjut Heri menegaskan bahwa pihaknya tetap akan menindak tegas tempat karaoke yang belum sempat disegel. Pihak Pol PP akan terus melakukan pemantauan terhadap tempat karaoke yang melangga Perda.

Diketahui, dalam razia kali ini pihak Pol PP mendatangi sekitar empat tempat karaoke, namun beberapa lokasi yang didatangi terlihat tertutup. Padahal pada hari-hari sebelumnya mereka terlihat buka dan beroperasi seperti biasa.

"Meskipun mereka tidak buka, itu tidak berpengaruh karena pihak kami telah memiliki data tempat karaoke yang belum punya izin dari KPPT. Secara bertahap kami akan melakukan penyegelan tempat yang jelas tak memiliki izin operasi" jelasnya.(warok)