Ponorogo Punya Air Terjun Selo Rejo atau Toyomerto Yang Saat Ini Belum Tersentuh

Air Terjun Toyomerto (dok: fajar ngebel)
PONOROGO (kotareyognews.net), - Sekian banyak obyek wisata di Ponorogo saat ini kurang mendapat perhayian dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

Baiklah, disini kotareyognews.net ingin memberikan sedikit penjelasan dan gambaran tentang potensi wisata di wilayah Ponorogo yang saat ini hampir tak disentuh dan belum dimaksimalkan oleh pemerintah daerah.

Di wilayah kecamatan Ngebel ada yang namanya obyek wisata Air Terjun Toyomerto. Air terjun ini oleh masyarakat setempat juga biasa disebut Air Terjun Selorejo (selo artinya batu, dan rejo artinya rame) jadi Selorejo artinya bebatuan yang rame.

Air terjun Selo Rejo ini terdiri dari 2 tingkatan air dalam satu aliran yang jatuh dari tebing batu. Dati masing-masing tingkatan tersebut memiliki ketinggian sekitar  25 hingga 30 meter.

Dari tiap tingkatan tersebut juga memiliki nama sendiri,  tingkat pertama dikenal dengan nama Air Terjun Selorejo Atas yang mempunyai ukuran lebih besar dan dindingnya bisa dipanjat. Sedangkan tingkat kedua diberi nama Air Terjun Selorejo Bawah

Lokasi Air Terjun Toyomerto atau juga dikenal sebagai Air Terjun Selorejo ini berada di antara dua bukit yang berhadapan. Warga sekitar menyebut kedua bukit tersebut dengan sebutan gunung Nglengko dan Manyutan. Keduanya merupakan bagian dari pegunungan Wilis yang melintang sepanjang kabupaten Madiun - Ponorogo dan trenggalek.

Air terjun ini mengalir dari sebuah mata air di gunung atas Manyutan. Di tebing-tebing batu gunung, banyak juga ditemukan sumber air yang lebih kecil. Airnya menjadi meresap di bebatuan tebing dan terkumpul mengalir di air terjun. Jika dirunut jauh, air terjun Selorejo bermuara di kali Catur yang mengalir hingga wilayah kabupaten Madiun.

Dilihat dari lokasinya, Air Terjun Yoyomerto ini terletak di wilayah kecamatan Ngebel, tepatnya di dukuh Toyomerto, Desa Pupus, Kecamatan Ngebel. Kabupaten Ponorogo, Propinsi Jawa Timur.

Untuk menjangkai tempat wisata Air Terjun Toyomerto ini, kita harus menempuh jarak sejauh kurang lebih 35 km ke arah timur dari pusat kota Ponorogo. Sedangkan dari kecamatan Ngebel, kita hanya menempuh jarak sekitar 5 km.

Jika kita ke lokasi Toyo Merto ini, kita harus ekstra hati-hati karena kita harus melewati medan yang cukup sulit. Kita harus melewati jalannan yang cukup terjal dan menanjak penuh keloka. Disisi kanan dan  kiri jalan juga terdapat tebing curam dan jurang yang cukup menantang. Butuh konsentrasi dan eksta hati-hati  untuk menuju ke lokasi.

Untuk masuk ke kawasan air terjun ini tidak dipungut biaya resmi sepeserpun, karena memang kawasan wisata ini belum dikelola secara resmi oleh pemerintah daerah. Kita hanya ditarik restribusi desa sebesar 5000 rupiah per orang untuk ganti biaya ongkos parkir kendaraan pengunjung.

Setelah memasuki ujung jalan, untuk menuju ke lokasi kita juga harus melewati lagi jalan setapak dengan jalan kaki sejauh 300 m dari jalan desa. Jalan setapak ini juga cukup sempit dan hanya cukup untuk pejalan kaki dua pejalan kaki. Sepanjang jalan setapak ber-undak dari tanah liat, dan jika musim hujan turun jalan ini sangat licin. Di kanan-kirin jalan setapak ini juga terdapat pemandangan indah dan tanaman kopi warga setempat.

Inilah gambaran obyek wisata Toyomerto di wilayah kecamatan Ngebel kabupaten Ponorogo. Masih banyak lagi wilayah yang memiliki potensi dan selama ini belum tersentuh oleh Pemerintah Daera. Dilain kesempatan kita akan ulas lagi beberapa lokasi wisata di Ponorogo yang bisa menjadi alternati kita untuk sekedar bencengkrama dengan alam. (warok)

berbagaisumber