Wilayah Ngrayun Ponorogo Terjadi Longsor Lagi

PONOROGO (kotareyognews.net)- Sedikitnya dua rumah milik warga desa Ngrayun kecamatan Ngrayun kabupaten Ponorogo mengalami kerusakan akibat tertimba material longsor, Minggu (03/04/2016).

Kabar yang diterima kotareyognews.net, bencana tanah longsor ini terjadi di dukuh Krajan desa Ngrayun kecamatan Ngrayun, Ponorogo sekitar pukul 06.00 WIB. Kejadian ini disebabkan tingginya curah hujan di wilayah Ngrayun.

"Hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah kecamatan Ngrayun sejak pukul 19.00 hingga pukul 22.00 WIB. Sehingga tanah di sekitar lokasi mencadi labil," terang Budi.

Dampak dari hujan deras itulah yang menyebabkan tanah dilokasi setempat menjadi labil dan gembur. Sehingga pada hari Minggu sekitar pukul 06.00 WIB, tiba - tiba tanah di samping rumah kedua warga ini longsor.

"Ada dua rumah warga berlainan desa yang tertimpa material tanah longsor hingga dinding rumah mereka jebol," tambahnya.

Akibat dari longsor di wilayah kecamatan Ngrayun ini rumah milik Satimin (49) warga RT: 02 RW: 02 dukuh Krajan, Desa Ngrayun dan rumah milik Tumardi (55) warga RT: 02 RW: 10 dukuh Kedung Desa Baosan Kidul Kecamatan Ngrayu mengalami kerusakan yang cukup parah.

Tidak ada korban jiwa dari bencana alam tanah longsor di dua lokasi wilayah kecamatan Ngrayun ini, sedangkan kerugian materi diperkirakan mencapai 12 juta rupiyah, rumah  milik Satimindi desa Ngrayun sekitar 5 juta rupiyah dan rumah milik Tumardi desa Baosan Kidul yang dinding rumahnya tertimpa materiat longsor kerugian di tafsir Rp. 7 juta. (warok)