Wujudkan Zero Narkoba, Elemen Masyarakat Ponorogo Deklarasi Tolak Narkoba Di Bumi Reyog

PONOROGO (kotareyognews.net), - Jangan coba - coba menjadi budak setan dengan mengedarkan atau mengkonsumsi Narkoba di Bumi Ponorogo. Pasalnya, seluruh elemen masyarakat di Kota Reyog telah sepakat dan mendeklarasikan diri menolak peredaran Narkoba di Ponorogo.

Ada sekitar 13 unsur dari elemen masyarakat Ponorogo yang turut dalam deklarasi penolakan narkoba di Bumi Reyog yang digelar di Mapolres Ponorogo, Selasa (05/04/2016). Mereka adalah dari unsur TNI, Polri, PNS, Dinas Perhubungan, Rumah Tahanan (Rutan), jajaran Polisi Pamong Praja (Pol PP), LSM, Pelajar, Tokoh agama, Linmas, dan Paramuka.

Deklarasi menolak Narkoba di Bumi Reyog ini diprakarsai oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Ponorogo dan Polres Ponorogo guna menanggulangi maraknya peredaran Narkoba akhir- akhir ini di Bumi Reyog.

Dalam Deklarasi ini diawali dengan pembacaan komitmen bersama, dan dilanjutkan penandatanganan deklaradi pernyataan tolak narkoba di Bumi reyog. Tak hanya itu, para peserta dejlarasi juga melakukan tes urine, guna membuktikan bahwa semua peserta bebas dari narkoba.

Sementara itu, Bupati Ponorogo H Ipong Michlissoni menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya deklaradi tolak narkoba ini. Hal ini diharapkan mampu menjadi tonggak dan momentum memulai penyadaran pada diri kita dan memberikan edukasi kepada masyarakat dan generasi muda yang mana saat ini narkoba sudah mulai mesuk keselutuh lini.

“Selaku Bupati Ponorogo, saya sangat mdukung dan sangat memberikan apresiasi dan dorongan yang kuat untuk melakukan kegiatan sosialisasi bahaya narkoba untuk mewujudkan Ponorogo zero narkoba,” ujarnya.

Selain itu lanjut Ipong, pihaknya sangat mendukung berdirinya Badan Narkotika Kabupaten (BNK) di Ponorogo. Karena nantinya BKN ini yang akan membantu kinerja kepolisian dalam ikut memerangi Narkoba.

“Dalam waktu dekat, bapak wakil Bupati akan berkoordinasi dengan semua pihak untuk membentuk BNK. Mudah - mudahan bulan April ini sudah terbentuk, untuk membantu tugas pihak kepolisian dalam segala kegiatan sosialisasi bahaya narkoba,” paparnya.

Sementara itu, Kapolres Ponorogo AKBP Ricky Purnama mengatakan bahwa tidak ada satu daerah pun yang lepas dari ancaman narkoba. Hal itu terbukti di Ponorogo sendiri baru-baru ini pihak telah menangkap pengedar dan mengamankan 300 gram narkoba.

“Ini merupakan tangkapan yang cukup besar untuk ukuran kabupaten sekelas Ponorogo, dan ini harus kita waspadai,” ujarnya.

Lebih lanjut Ricky mengatakan bahwa dalam deklarasi ini seluruh Forpimda dan seluruh elemen masyarakat telah sepakat untuk menolak peredaran narkoba di bumi reyog Ponorogo.

“Kita semua menunjukkan kepada masyarakat bahwa untuk menyapu kotoran perlu sapu yang bersih, hari ini kita tunjukkan bahwa kita bersih dari narkoba, dan siap untuk membersihkan peredaran narkoba di Ponorogo,” pungkasnya. (waroxs)