Di Ponorogo Mensos Lantik Pengurus Dan Laskar Anti Narkoba Muslimat NU

PONOROGO (kotareyognews.net) - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Minggu (29/05/2016) datang ke Ponorogo untuk menghadiri serta melantik pengurus Muslimat se-Karesiden Madiun di gedung Sasana Praja Pemkab Ponorogo.

Tak hanya itu, dalam agenda pelantikan pengurus Muslimat NU ini juga digelar deklarasi laskar anti narkoba. Itu sebagai gerakan kerakyatan dari muslimat bersama - sama elemen bangsa yang lain guna melindungi warga bangsa agar jangan sampai tergoda rnarkoba.

"Ini baru deklarasi laskarnya, kita akan bimtek mereka sebagai penyuluh dan motifator. Saya telah melantik Jombang dan mereka sudah siap, nanti cabang, ancab, dan ranting  akan membentuk laskar dan akan diberi binbek sebagai penyuluh dan motifator," terang Mensos Khofifa Indar Parawangsa kepada wartawan.

Selain terkait narkoba, mensos juga menyinggung hukuman kebiri bagi pelaku pemerkosa yang saat ini menjadi pro dan kontra di masyarakat. Hal itu untuk menekan berbagai kasus kejahatan seksual yang akhir-akhir ini semakin merajalela.

"Saya tekankan bahwa bukan Undang-Undang kebiri, tapi revisi dari undang-undang perlindungan anak pasal 81-82, yang intinya adalah pemberatan bagi prlaku," tandas Mensos Khofifah.

Lanjutnya, Terkait efektif atau tidaknya, hukuman tersebut terhadap para pelaku, Mensos, belum bisa memastikan, karena hukuman ini baru akan dilakukan di Indonesia.

"Kan belum pernah dilakukan di Indonesia, namun di negara Inggris, Jerman dan beberapa negara lain, sudah lama diberlakukan, dan hasilnya bisa memeberi efek jera, terhadap para pelaku,"terangnya.

Kemudian bagi para pelaku pedopelia, hukuman nya berbeda, dengan para pelaku pemerkosa, mengingat kasus dan perilakunya

"Akan di pasangi chip, jadi ketika mereka (pelaku pedopilia) pada saat berada di dekat anak-anak cips tersebut akan memberi sinyal dan berbunyi alaram nya, hal ini dimungkinkan akan bisa memimalisir pelaku untuk mengulangi lagi perbuatan nya,"jelasnya.

Memang saat ini masih menjadi perdebatan terkait pemberlakukan undang-undang tersebut, namun mensos, menegaskan jika undang-undang tersebut sudah ditetapkan oleh Presiden dan menjadi aturan pemerintah, mau tidak mau pasti akan diterapkan.

"Kita sudah bicara dengan semua pihak, jadi tidak serta merta, melakukan revisi dan membahas undang-undang tersebut, dan nantinya akan ditetapkan oleh presiden serta menjadi peraturan emerintah," ungkapnya.

Selain melantik pengurus Muslimat NU, Khofifah juga meresmikan Desa Siaga di Kecamatan Ngebel, Ponorogo yang menjadi program nya saat ini. (warok)