Hendak Jadi Begal, Warga Pulung Ponorogo Dihajar Massa

Ilustrasi begal
PONOROGO (kotareyognews.net) - Dony Irawan Hendra (26) yang mengaku warga Kecamatan Pulung, kabupaten Ponorogo, menjadi bulan - bulanan massa. Pasalnya, dia kepergok warga saat melakukan aksi perampasan terhadap pengemudi mobil taksi Rajawali di Jl. raya Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jumat (13/5/2016).

Informasi yang berhasil dihimpun kotareyognews.net dari laman situs berita surabaya online, aksi perampasaan yang dilakukan warga pulung ini cukup unik. Saat melakukan aksinya dia sempat menyamar menjadi seorang penumpang berkerudung.

Menurut saksi mata Paidi mengatakan, awalnya pelaku yang mengenakan kerudung mendatangi korban dan mengaku sebagai penumpang mobil taksi itu. Dia meminta kepada korban untuk diantarkan ke wilayah Saradan, Kabupaten Madiun.

Korban yaitu sopir taksi Jaman (44) warga Desa Putat, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun tidak mencurigai gelagat pelaku yang menyamar sebagai seorang wanita berhijab itu. Dia langsung menarik taksinya menuju alamat yang dikatakan pelaku

“Jadi, pelaku mengenakan kerudung untuk mengelabui korban. Apalagi saat itu, pelaku juga naik ke dalam taksi dalam kondisi gelap,” kata dia yang dikutip laman tribatanewsjatim Minggu (15/5/2016).

Selanjutnya, taksi yang mereka kendarai sampai di Pasar Saradan yang kondisinya sepi. Saat itu pelaku meminta korban untuk berhenti dengan satu alasan. Setelah mobil taksi berhenti, pelaku tiba - tiba menjerat leher korban dari belakang dengan menggunakan sabuk pengaman.

Korban yang merasa kesakitan secara spontan langsung membunyikan klakson dengan keras. Mengetahui ada hal yang tak wajar, beberapa orang pengendara kendaraan bermotor yang ada di sekitar pasar pun mendengar dan langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP).

“Pelaku kemudian ditangkap dan menjadi bulan-bulanan warga yang datang. Setelah puas akhirnya pelaku diserahkan kepada polisi,” terangnya.

Pelaku dan barang bukti diserahkan ke Polsek Saradan untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Sedangkan korban dilarikan ke Puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan lantaran lehernya kesakitan akibat dijerat pelaku dengan sabuk pengaman. (warok)