Lagi, Terjadi Kecelakaan di Jalur Tengkorak Jabung - Jeruksing Ponorogo

PONOROGO (kotareyognews.net)- Jalur perempatan Jabung hingga perempatan Jeruksing  Ponorogo terkenal dengan jalur tengkorak. Dimana jalur tersebut juga dikenal jalur yang  angker dan sering terjadi kecelakaan. Tak sedikit masyarakat Ponorogo maupun dari luar ponorogo menjadi korban keangkeran jalur tersebut bahkan sering menyebabkan nyawa mereka melayang.

Diawal tahun 2016 ini saja, tercatat sedikitnya lima nyawa melayang sia - sia di jalur tersebut. Entah itu mitos atau memang benar angker, tapi yang jelas itulah yang terjadi. Kita semua masyarakat khususnya Ponorogo harus tetap waspada, mematuhi aturan lalu lintas dan jangan lupa selalu berdoa ingat kepada Sang Maha Pencipta.

Apa yang terjadi di jalan raya terlepas jalur tersebut angker atau tidak, semua tetap kembali kepada diri kita, kehati - hatian dan tingkat kewaspadaan kita. Seperti Kecelakaan tunggal yang terjadi dinihari tadi di jalur Jabung - Jeruksing Ponorogo. Selasa (03/05/2016)

Kali ini giliran  sebuah mobil sedan Hyundai warna silver nopol L 1126 NA. Mobil yang dikemudikan Purnomo (32) warga Jl. Pulosari, Dukuh Pakis, Surabaya ini terjun kesungai di selatan POM Kepuhrubuh, kecamatan Siman, kabupaten, Ponorogo lantaran pengemudi lengah dan konsentrasi buyar karena kaget.

Informasi yang berhasil dihimpun kotareyognews.net kecelakaan tunggal ini terjadi sekitar pukul 24.00 WIB. Kejadian berawal saat mobil sedan yang bermuatan empat orang ini melaju dari perempatan Jabung ke arah utara menuju Kota Ponorogo.

Saat tiba di lokasi kejadian, di Desa Kepuhrubuh, kecamatan Siman, mobil yang dikemudikan Purnomo ini mendapati sebuah sepeda motor di depan mereka. Motor tersebut tiba - tiba berada didepan mereka dalam posisi terlalu dekat lantaran lampu belakangya tidak menyala.

Purnomo kaget karena posisis mobil yang ia kemudikan ternyata sudah terlalu dekat dengan motor yang ada di depanya. Dia langsung menekan rem dan banting setir ke arah kanan untuk menghindari kecelakaan. Namun lantaran saking kagetnya, mobil malah menjadi oleng dan Purnomo kehilanagan kendali sehingga mobil terjun ke sungai yang berada disisi kanan.

"Tadi ada motor didepan tak ada lampu belakanya. Saya kaget dan banting setir ke kanan untuk menghindari tabrakan. Tapi malah saya kehilangan kendali dan mobil oleng  mesuk kesungai," kata Purnomo.

Akibat kecelakaan tunggal ini, mobil yang sikemudikan Purnomo mengalami rusak parah karena terjun ke sungai sedalam dua meter. Mobil sempat menghantam pohon akasia dan terpental dalam posisi terbalik ditengah sungai. Beruntung, Purnomo dan ketiga rekanya bisa keliar dari dalam mobil dalam keadaan selamat dan hanya mengalami luka ringan.

Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP dan evakwasi korban. Karena posisi mobil yang terbalik ditengah sungai, Polisi terpaksa mendatangkan sebuah mobil derek guna mengangkat mobil dari dalam sungai.

"Tidak ada korban jiwa, sopir atas nama Purnomo warga Surabaya dan ketiga rekanya Darminto (39), Joko (26) dan Hari. S (21) warga desa Kwajon kecamatan bungkal, semuanya selamat," terang petugas di lokasi kejadian.

Sementara itu beberapa masyarakat sekitar mengatakan kalau memang jalur tersebut angker. Banyak sekali dan sangat sering terjadi kecelakaan dengan sebab yang aneh dan berbau mistis. Ada yang merasa ada motor atau mobil di drpan mereka tapi sebetulnya tidak ada. Ada juga seorang pengendara yang melihat sosok pocong di jalur tersebut.

"Ini tadi juga aneh mas, anehnya tas korban yang isinya BPKB dan STNK mobil srmpat hilang. Anehnya barang tersebit jistru ketemu menggantung di sebuah pohon di barat jalan. Padahal mobil terjun kesungai di timur jalan," ujar penduduk sekitar. (warok)