Lagi, Warga Ponorogo Jadi Korban Kerasnya Aspal Gara - Gara Mabuk

PONOROGO (kotareyognews.net) - Ini seharusnya menjadi peringatan keras bagi para pemabuk dan pengkonsumsi barang haram lainya. Pasalanya selain membahayakan bagi kesehatan juga mengancam jiwa. Seperti yang dialami kedua pemuda asal Singkil, Balong, Ponorogo, Jawa Timur ini, lantaran mengkonsumsi alkohol saat menendarai kendaraan bermotor akhirnya harus rela menghembuskan nafas terakhir diatas aspal hitam, Rabu dini hari (18/05/2016).

Informasi yang berhasil dihimpun kotareyognews.net, tewasnya kedua orang pemuda yang diduga kuat berbau alkohol ini terjadi sekitar pukul 01.00 di jalur Ponorogo - Pacitan, tepatnya di kilo meter 5 depan perumahan Pesona Madusari, Desa Madusari, kecamatan Siman, Ponorogo.

Diceritakan, sepeda motor nopol  AE 2390 SB yang yang dikendarai oleh Bambang. S bersama rekanya Purwito melaju dari arah selatan menuju Kota Reyog. Kecepatan saat itu diperkirakan sekitar 70 kilo mter / jam. Saat sampai di tempat kejadian, ada sebuah truk tronton nopol W 8436 UR sedang putar haluan.

Diarrr...!!! Tiba - tiba saja motor yang dikendarai kedua pemuda asal desa Singkil ini menghantam sisi kiri bagian belakang bak truk tronton box yang dikemudikan Kusmiyadi (48) warga kelurahan Tawanganom Rt.01 Rw.03 kecamatan / kabupaten magetan. Saat itu mobil sedang dalam posisi melintang ditengah jalan karenda hendak putar balik.

Akibatnya, kedua pemuda Bambang. S (28) warga Jl. Setono RT.02, RW. 01 desa Singkil Balong dan rekanya Purwito(25) yang beralamat yang sama langsung terkapar bersimbah darah di tempat kejadian.

Kasubag humas Polres Ponorogo membenarkan bahwa telah terjadi kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dan sebuah Truk tronton di Madusari Siman. Dari hasil olah TKP pengendara sepeda motor diduga kuat sedang mabuk.

"Dari hasil olah TKP saat kejadian pengendara motor berbau alkohol, tidak memakai helm pengaman. Mereka langsung meninggal di TKP dengan luka tangan kanan patah tulang tertutup, dari mulut, hidung, dan telinga mengeluarkan darah," paparnya. (warok)