May Day, Ribuan Massa Geruduk Aloon - Aloon Ponorogo

PONOROGO (kotareyognews.net), - Seperti dikabarkan sebelumnya. Hari ini, Minggu (01/05/2016) ribuan massa gabungan pekerja atau buruh se - Kabupaten Ponorogo memadati Aloon - aloon Ponorogo.

Ribuan buruh ini tidak untuk berdemo, malainkan melaksanakan kegiatan perayaan hari Buruh sedunia atau yang sering disebut May Day. Ada sekitar 1000 lebih para buruh yang mendatangi area Aloon - aloon Ponorogo. Mereka datang dari berbagai penjuru Kota Reyog.

Sedangkan dalam rangka peringatan Hari Buruh sedunia 1 Mei tahun ini, gabungan para buruh di kabupaten Ponorogo yang difasilitasi Dinsosnakertrans Ponorogo menggelar serangkaian kegiatan yaitu mulai dari upacara, senam sehat bersama Forpimda dengan masyarakat dan Serikat pekerja Kabupaten Ponorogo.

Selain itu, perayaan May Day kali ini juga diwarnai dengan kegiatan sosial Donor darah. Tak sedikit para pekerja atau para buruh ini yang ikut mendonorkan darah mereka, termasuk masyarakat yang hadir. Sedangkan untuk memeriahkan suasana di penggung utama Aloon - aloon Ponorogo juga digelar hiburan musik dangdut dan pembagian ratusan door prize.

Seakan tak mau ketinggalan, beberapa anggota  DPRD Ponorogo, Dandim 0802/ Ponorogo Letkol Inf Slamet Sarjianto, Kapolres Ponorogo AKBP Ricky Purnama, Kepala Dinsosnakertrans Ponorogo Sumani, Ketua SPSI Kabupaten Ponorogo Edi Budiono, Ketua APINDO Kabupaten Ponorogo dan beberapa pejabat juga turut hadir dalam perayaan May Day kali ini.

Sementara itu, wakil Bupati Ponorogo Soedjarno pada kesempatan tersebut mengucapkan selamat memperingati Hari Buruh. Dia berharap agar para buruh meningkatkan semangat kerja keras untuk menghadapi perdagangan bebas.

“Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) kita harus lebih semangat dan bekerja lebih keras, agar kita mampu bersaing dengan negara lain,” ujarnya.

Indonesia lanjut Soedjarno, merupakan salah satu negara yang memiliki penduduk terbesar. Dan itu harus dibarengi dengan kemampuan intelektual agar mampu dan bisa meningkatkan produktifitas.

“Mari kita mulai dari mencintai produk negara sendiri supaya hasil karya anak bangsa tidak kalah bersaing dengan negara lain. Dan mari kita bekerja dan belajar lebih giat lagi,"harapnya. (warok)