Antar Pulang Cewek, Pemuda Ngrayun Ponorogo Dikeroyok Sejumlah Orang Hingga Babak Belur

Ilustrasi pengeroyokan
PONOROGO (kotareyognews.net) - Warga Dukuh Konto, Desa Baosan Kidul, kecamatan Ngrayun, kabupaten Ponorogo, Sugito (19) harus terkapar setelah dihajar oleh 10 orang tak dikenal saat mengantar seorang teman wanitanya pulang, Senin (06/06/2016) malam.

Informasi yang berhasil dihimpun kotareyognews.net, pengeroyokan berawal saat pemuda 19 tahun ini hendak mengantar rekanya perempuan Lilik yang akan pulang kerumah. Hal itu karena Lilik sendiri tak berani pulang karena rumahnya cukup jauh, apalagi  saat itu kondisinya gelap.

Diketahui, saat itu mereka usai melaksanakan latihan sebuah perguruan Pencak Silat di dukuh Kedung, desa Baosan Kidul, kecamatan Ngrayun. Sedangkan rumah Lilik sendiri berada di dukuh patuk desa yang sama.

Saat keduanya berada ditengah jalan, korban bersama Lilik ini berhenti untuk menanti temanya Dika dan Lukman yang juga akan ikut mengantar Lilik pulang. Saat berhenti itulah, Edi ditanya oleh orang yang belum dia kenal.

"Dia bertanya mau kemana kamu? lalu saya jawab mau mengantar Lilik," terang Edi menirukan pertanyaan pemuda tersebut kepadanya.

Usai bertanya, orang tak dikenal tadi kemudian pergi meninggalkn Edi dan Lilik. Namun tak lama kemudian, orang tadi kembali dengan bersama sekitar sepuluh orang. Tak disangka sebelumnya, tiba - tiba salah satu diantara sepuluh orang tersebut langsung menampar pipi kanan dan kiri Edi.

Tak hanya itu, 10 orang yang datang tadi juga ikut memukul dan menendang pinggang kiri Edi hingga menyebabkan pemuda ini tersungkur. Mendapat perlakuan yang dianggap sudah merupakan bentuk penganiayaan, Edi langsung melaporkan kejadian pengeroyokan atas dirinya tersebut kepada pihak Polsek Ngrayun.

Sementara itu, Polisi yang mendapat laporan langsung melakukan pencarian terhadap pelaku penganiayaan terhadap Edi. Dan pada hari yang sama, sekitar pukul 11.00 WIB, Unit Reskrim polsek Ngrayun sudah berhasil meringkus tiga orang pelaku yang di duga dalang pengeroyokan terhadap Edi.

Kasubag Humas Polres Ponorogo AKP Harijadi saat dikonfermasi kotareyognews.net  membenarkan bahwa telah terjadi pengeroyokan di Ngrayun. Menurutnya, saat ini pelaku sebanyak tiga orang yang diduga sebagai dalang dari kasus penganiayaan tersebur telah diamankan Polisi.

"Tiga pelaku masing - masing, DID (23), PUR (25), dan WIS (16) telah kita amankan. Dugaan sementara kejadian ini dipicu karena perbedaan perguruan," terangnya.

Atas tindakan ketiga pelaku kekerasan terhdap orang secara bersama-sama ini, mereka dijerat dengan pasal 170 KUHP. (warok)