Atisipasi Keselamatan Penumpang, Sopir Bus Di Terminal Selo Aji Ponorogo Di Tes Urine

PONOROGO (kotareyognews.net) - Berbagai langkah dilakukan oleh Polres Ponorogo guna memberikan rasa aman keoada warga yang akan mudi oada lebaran tahun ini. Seperti yang dilakukan pada Selasa (21/06/2016) kemarin, para sopir bus tercatat sebanyak 20 orang di tes urine untuk mengetahui apakah mereka pengkonsumsi atau bukan.

Puluhan sopir di terminal Selo Aji Ponorogo ini mengaku sempat kaget saat diminta tes urine oleh Pilisi. Dia dipilih secara acak dan tidak diberitahu sebelumnya, itulah sebabnya mereka kaget.

AKP Sunardi kepada awak media mengatakan, bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan sat Narkoba Polres Ponorogo.

Tujuan dari kegiatan tersebut menurutnya, untuk mengetahui pengguna Narkoba di kalangan penyedia fasilitas umum khususnya transportasi. Hal tersebut untuk mempersiapkan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang hendak mudik pada lebaran tahun ini.

"Jangan sampai sopir bus ini menjadi memakai narkoba saat mengemudi, karena bisa membahayakan semuanya” ujarnya.

Sementara itu, dari 20 sampel yang di tes urine, petugas tidak tidak menemukan sopir yang positif terkena narkoba atau pengkonsumsi.

"Syukurlah, semua negatif narkoba, semoga ini bisa dipertahankan oleh para sopir, sehingga penumpang merasa aman," terang Kasat Narkoba AKP Supardi.

Lebih lanjut, sia juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga bekerja sama dengan Sat Lantas Polres Ponorogo dan dengan Dinas Perhubungan Ponorogo. Sehingga selain tes urine, dalam giat tersebut juga diadakan pemeriksaan terhadap beberapa kendaraan tentang kelayakannya oleh Dishub dan Satlantas Polres Ponorogo.

“Disini kita juga mengidentifikasi beberapa bus yang tidak layak jalan. Diharapkan jangan sampai terjadi kecelakaan sia-sia yang disebabkan karena kondisi kendaraan yang tidak layak,” kata Kanit Dikyasa, Ipda Yudi Kristiawan.

Sedangkan pihak Dinas Perhubungan juga akan melakukan pemeriksaan kendaraan mudik secara menyeluruh dalam waktu dekat. Semua demi mengantisipasi berbagai hal atau kendala perjalanan yang disebabkan oleh sarana yang tidak lengkap kelayakannya. (warok)