Belum Sempat Ambil Barang, Maling di Slahung Ponorogo Ketangkap Basah dan Digrebeg Massa

PONOROGO (kotareyognews.net) - Memasuki bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran Idul Fitri, kebutuhan memang meningkat. Namun kadang tak diimbangi dengan pemasukan. Hal ini yang menyebabkan orang melakukan segala cara untuk memenuhi kebutuhanya. Apalagi jika iman dan ketakwaan kita kurang. Pasti syaitan akan membujuk kita untuk melakukan perbuatan yang melanggar agama dan hukum.

Seperti yang dilakukan Keting,  warga Bandungan, Slahung Ponorogo ini, karena diduga kurangnya pendidikan agama, bicah belasan tahun ini nekat nyolong dirumah tetangganya Supratman, warga Lor beji RT: 03, RW:  01 dusun Bandungan, kecamatan Slahung, Jumat (10/06/3016)

Informasi yang berhasil dihimpun kotareyognews.net, sekitar pukul 23.30 WIB, pelaku mulai melancarkan aksinya, diam-diam dia menyelinap masuk kerumah Supratman. Dia ingin mengambil beberapa barang berharga dirumah Supratman yang dikenal warga sebagai Pak Mandor itu.

Namun apes, belum sempat melancarkan aksinya,  tersangka keburu ketahuan oleh pemilik rumah. Dia kepergok Bu Supratman dan diteriaki maling oleh sang pemilik rumah.

Mengetahui aksinya ketahuan, Keting mencoba memecah kaca disamping pintu belakang rumah Supratman. Namun aksi itu di cegah oleh pak Soepratman. Akhirnya pelaku mendobrak pinti belakang dan melarikan diri.

Tapi pemilik rumah tak tinggal diam, dia berteriak  "maliiing.. Maliiingg....!!!".  Mendengar ada teriakan malin, pemuda lingkungan setempat cepat tanggap, dan langsung keluar rumah guna melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Beberapa warga mengetahui siapa oknum pencuri tersebut. Tak berfikir panjang, pemuda dan warga akhirnya menyergap pelaku dirumahnya. Dia diseret keluar runah dan di amankan oleh warga. Tah berhenti sampai disitu, pelaku akhirnya diserahkan ke pihak polsek slahung untuk ditindak lanjuti.

" Warga sekitar sudah geram dengan ulah Keting ini, dia sudah merugikan banyak orang, karena telah berkali - kali melakukan aksi serupa kepada warga lainya," ujar warga setempat, Trianggono.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa ulah pelaku tersebut sudah cukup lama. Namun warga sekitar tak punya cukup bukti untuk menangkap si pelaku yang masih dibawah umur tersebut.

"Tadi pelaku kerangkap basah, dan  sudah ada bukti dan saksi mata yg jelas maka tersangka sudah bisa diringkus," imbuhnya.(warok)