Hindari Lubang Jalan Sooko, Dua Pemuda Di Ponorogo Terkapar

PONOROGO (kotareyognews.net) - Korban terus berjatuhan di Kutho cilik penuh lobang yaitu Kutha Ponorogo hadinigrat. Pasalnya, lobang jalanan masih berserakan sehingga sering menyebabkan kecelakaan, seperti dialami dua sepeda motor Yamaha Vixion dan Yamaha Scorpio, di jalan raya Sooko, Ponorogo,  Minggu (12/06/2016)

Informasi yang diterima kotareyognews.net, kecelakaan tersebut terjadi karena dua pengendara ini menghidari jalan berlubang. Kedua korban sama - sama mencari jalan yang mulus, sehingga kecelakaan tak dapat dihindarkan. Bahkwan salah satu  pengendara harus dibawa ke rumah sakit karena patah jari kaki.

"Dua sepeda motor saling bertabrakan saat melintas di tikungan Tenggar, Jalan Raya Sooko – Ponorogo. Mereka sama - sama menghindari jalan berlubang namun malah saling menabrak," ujar warga sekitar lokasi kejadian.

Diketahui, kronologi kejadian berawal saat pengendara Yamaha Vixion  Nur Zahudi warga desa Sepung, Ponorogo sedang melaju dari arah barat menuju ke Sooko. Sesampainya di tikungan Tenggar, Nur Zahudi mencoba menghindari lubang yang menganga di jalan tersebut.

Namun saat bersamaan, dari arah berlawanan Antonius Yudi Kristianto (28) yang mengendarai Yamaha Scorpio juga melintas di lokasi. Mereka sama-sama dengan kecepatan tingi, bahkan saat menghindari lobang, mereka juga dalam kecepatang tinggi.

Alhasil, braaakkkk..!!! Tumburan antara keduanya tak dapat dihindarkan. Kedua motor saling beradu moncong di satu titik. Usai bertabrakan kedua pengendara ini saling terpental dan terhmpas ke lubang jalan yang sama-sama mereka hindari tadi.

"Tadi dari barat, Antonius melaju sangat kencang, dia seperti Rossi yang mau nge-boh di tilungan. Namun saat ada lubang dia sedikit kaget, apalagi dari depan ada Nur Zahuri yang juga melaju dan sama-sam menghindari lubang," terang saksi mata.

Dari kecelakaan tersebut, prngendara Scorpio Nur Zahudi yang mrlju lebih pelan dari arah timur malah mengalami luka yang cukup parah. Dia harus dilarikan ke Rumah Sakit lantaran jari kakinya patah. Sedangkan Antonius yang melaju kencang dari arah barat hanya mengalami luka ringan. Dia masih bisa berdiri tegab seperti mas Rossi. (warok)