Maling Kotak Amal Mushola Nur Hidayat Dibekuk Unit Reskrim Polsek Sambit, Ponorogo

PONOROGO (kotareyognews.net) - Mushola Nur Hidayat RT: 04/01 dukuh Bedali, Desa Campursari kecamatan Sambit barusan di obok-obok maling. Sebuah kota amal dari laca berukuran 50 x 30 centimeter dibawa labur seorang kakek berinisial AN (57), warga desa Bangsalan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (04/06/2016)

Namun apes, sang kakek yang berusaha bawa kabur kotak amal dengan cara dimasukkan kedalam sarung tersebut kepergok seorang warga dan seorang Polisi anggota Polsek Sambit. Tak hayal, AN akhirnya diglandang ke Polsek setrmpat guna mempertanggung jawabkan perbuatanya.

Awalnya anggota Unit Reskrim Polsek Sambit Bribtu Pandito bersama saudaranya Wawan sedang berbincang santai di halaman rumah Wawan di desa Bulu, kecamatan  Sambit. Sekitar pukul 02.00 WIB, kedua orang tersebut melihat pelaku lewat dengan mengendarai sepeda kearah barat.

Tak lama kemudian pelaku balik lagi melintas depan rumah Wawan kearah timur. Namun kali ini pelaku membawa barang yang mencurigakan dibungkus kain sarung. Curiga, Pandito menyuruh Wawan untuk mengejar dan menanyakan barang yang dibungkus dalam sarung. Namun pelaku malah membuang barang tersebut keladang.

Tak curiga, Wawan pun kembali menemui Pandito. Dia sampaikan kalu barang bawaan pelaku dibuang. Keduanya lalu bergegas memeriksa barang bawaan pelaku. Namun saat sampai ditempat barang dibuang, Bribtu Pandito dan Wawan melihat pelaku mengambil lagi barang kembali dibuang tadi.

Tanpa pikir panjang, anggota Reskrim Polsek Sambit inilangsung melakukan penangkapan terhadap pelaku. Setelah pelaku berhasil dilumpuhkan ternyata barang yang dibawa tersebut adalah kotak amal mushala Nur Hidayah. Pelaku dan barang bukti akhirnya diseret ke Mapolsek Sambit guna dilakukan pemeriksaan.

Kasubag humas Polres Ponorogo AKP Harijadi saat dimintai keterangan terkait penangkapan pencuri kotak amal di sambit tersebut, pihaknya membenarkan. Saat ini pelaku telah diamankan di Polsek setempat beserta barang bukti.

"Saat ini pelaku berinisial AN warga Bangsalan, Kecamatan Sambit beserta barang bukti satu buah  kotak amal berisi uang sejumlah 556 ribu rupiah, satu unit sepeda motor dan satu buah sarung telah diamankan ," terang AKP Harijadi.

Atas perbuatanya, pelaku diancam dengan pasal 362 KHUP tentang mengambil hak milik otang lain dengan ancaman penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak sembilan ratus rupiah. (warok)