Nekat Kopyok di Malam Bulan Ramadhan, Warga Kec. Sukorejo Ponorogo ini Digaruk Polisi

PONOROGO (kotareyognews.net) - Saat warga yang lain sedang fokus menjalankan ibadah di Bulan suci Ramadhan, beberapa warga dukuh Slemanan, desa Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo ini justru malah asik main judi dadh (Kopyok). Alhasil, Polisi akhirnya melakukan penggrebekan di arena kopok di wilayah kecamatan Sukorejo tersebut, Senin (20/06/2016)

Pengrebekan arana judi Kopyok ini dilakukan oleh jajaran Unit Reskrim Polsek Sukorejo sekitar pukul 00.15 WIB. Hal itu lantaran petugas telah mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya perjudian jenis dadu (kopyok) yang meresahkan masyarakat lantaran bulan Puasa.

Dikabarkan, dalam arena kasino ala Ponoragan ini, SUG alisa UG (62) warga Jl.Letjen S. Parman no.228 kelurahan Keniten kec/ Kabupaten Ponorogo yang tampil sebagai pemutar dadu atau bandarnya.

Tampak kocar-kacir saat polisi mendatangi lokasi areda Dadu Kopyok tersebut sekitar pukul 00.15 WIB. dalam penggrebekan ini sang bandar SUG berhasil diringkus pihak Polsek Sukorejo.

"Dari pengrebekan di arena judi dadu di wilayah kecamatan Sukorejo, berhasil kita ringkus SUG selaku bandar bersama uang tunai 780.000 rupiah," ujar Kasubag Humas Polres Ponorogo AKP Harijadi.

Selain barang bukti uang tunai sebagai bahan taruhan, lanjut AKP Harijadi, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu set perangkat judi Kopyok komplit yang terdiri dari satu buah tempurung kelapa (bathok), satu buah tatakan, tiga buah mata dadu, dan satu buah beberan dari kertas.

Atas perbuatanya, pelaku dijerat dengan Pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 10 (sepuluh) tahun atau dengan hukuman denda setinggi-tingginya dua puluh lima juta rupiah. (warok)