Pemerintah Harus Turun Tangan Berikan Bantuan Hukum Kepada TKI Ponorogo Tervonis Mati

PONOROGO (kotareyognews.net) - Seruan dukungan terhadap Rita Krisdianti, TKW asal Ponorogo yang divonis hukum gantung oleh pemerintah Diraja terus diserukan. Tak hanya dari keluarga dan warga Ponorogo, namun Beberapa wakil rakyat juga menyerukan kepada pemerintah agar serius dalam membantu Rita.

Satu contoh, anggota DPR RI Abdul Kharis Almasyhari. Dilasir dari situs berita tribunews, Abdul Kharis yang merupakan ketua Komisi 1 DPR RI ini terus mendesak Pemerintah Presiden Jokowi untuk segera turun tangan dalam memberikan bantuan hukum terhadap Rita, TKW asal Ponorogo yang divonis mati.

“Sesuai dengan amanat konstitusi, negara harus hadir dalam upaya memberikan perlindungan terhadap WNI yang berada di luar negeri,” kata Kharis dalam keterangan tertulis, Minggu (12/6/2016) dikutip dari laman Tribunews.com

Diketahui, TKW Rita Krisdianti, divonis mati oleh Pengadilan tinggi Penang Malaysia atas dugaan keterlibatannya dalam kasus penyelundupan 4 kilogram sabu-sabu. Di dalam kopernya ketahuan membawa sabu saat berada di Bandara Bayan Lepas, Penang, Malaysia, pada 10 Juli 2013 silam.

Namun Rita mengaku bahwa dia tidak tahu menahu tentang isi dalam tas tersebut karena itu titipan dari temanya. Dia diduga dijebak mafia narkotika saat berada di New Delhi, India, dengan modus penitipan koper yang berisi pakaian.

Kharis mendesak Pemerintah Indonesia agar melakukan pendampingan dalam mengajukan proses banding atas vonis mati tersebut.

“Diplomasi dengan Malaysia harus bisa dilakukan oleh pemerintah Kita, karena berdasarkan pengakuan yang bersangkutan, dia tidak tahu menahu dengan keberadaan narkoba tersebut,” ujar Politikus PKS ini.

Dia mengambil satu contoh seperti yang dilakukan Pemerintah Filipina terhadap Marry Jane yang mengalami permasalahan serupa tempo dulu.

“Kita menghormati kedaulatan hukum negara Malaysia, namun kita berkepentingan untuk memberikan perlindungan kepada warga kita, terutama dengan memberikan penampingan hukum secara maksimal agar Rita bisa lepas dari Hukum mati” tegasnya. (warok)
sumber: tribun