Pertengahan Ramadhan, Polres Ponorogo Panen Arjo

Pemusnahan Miras Jenis Arjo Oleh Kapolres Ponorogo
PONOROGO (kotareyognews.net) - Dalam operasi Cara Mengatasi Mercon (Camer) pada awal bulan ramadhan sejak tanggal 14 hingga 24 Juni 2016, Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Ponorogo panen minuman keras jenis Arak Jowo (Arjo).

Sebanyak 1045,5 liter minuman keras jenis arak jowo (arjo), satu botol Vodca, dan dua botol bir bintang berhasil kita amankan dalam operasi Camer dua minggu terakhir,"ujar Kapolres Ponorogo AKBP Harun Yuni Aprin saat menggelar Press Release di halaman Mapolres Ponorogo Jl. Bayangkara, Jumat (24/06/2026)

Menurut Harun, pengungkapan kasus minuman keras (Miras) dilakukan jajaranya di sejumlah 18 kecamatan. Hampir merata di seluruh wilayah hukum Kabupaten Ponorogo.

"Dari kasus miras, kami berhasil mengungkap sebanyak 27 kasus sejak dua minggu terakhir di bulan ramadhan ini. Dari ke - 27 kasus tersebut kami berhasil menahan sejumlah 33 tersangka," paparnya kepada awak media.

Lebih lanjut mantan Kapolres  Banjarbaru Polda Kalsel ini mengatakan sejumlah 1.045,5 liter arak jowo tersebut terdiri dari sebagian masih dalam botol jurigen dan ditangkap saat proses pendistribusian dari pabrik ke pemesan. Sedangka sebagian lagi sudah dalam kemasan botol Aqua yang dimasukkan kedalam kardus persis seperti Aqua asli.

"Dari pengekuan tersangka yang berhaail kita amankan, ratusan liter miras jenis Arjo tersebut hendak di diatribusikan kepada pemesan di wilayah kabupaten Ponorogo," paparnya.

Sementara itu, selain minuman keras  jenis Arjo, dalam kasus miras yang melibatkan keseluruhan total 33 tersangka ini, pihaknya juga berhasil menyita satu botom minuman jenis Vodka isi 350ml, uang tunai sejumlah 155.500,- dan dua botol minuman jenis Bir Bintang.

"Ini menunjukkan bahwa meskipun bukan ramadhan, namun masyarakat belum bisa meninggalkan kebiasaan buruk minu minuman keras," pungkasnya.

Diketahui, dalam Operasi Cara Mengatasi Mercon (Camer) dua minggu terakhir sejak 14 hingga 24 Juni, Jajaran Polres Ponorogo berhasil mengungkap total sejumlah 116 kasus.(warok)