Satu Pemuda Tewas Tersengat Listrik di WiFi.id Corner Telkom Sambit Ponorogo

Lokasi kejadian kesetrum dan korban yang masih hidup
PONOROGO (kotareyognews.net) - Seorang pemuda dinyatakan tewas dengan luka bakar di kedua kaki dan seorang lagi harus dirawat di rumah sakit lantaran tersengat aliran listrik di area Wifi Corner Telkomsel kecamatan Sambit, kabupaten Ponorogo, Sabtu sore (18/06/2016)

Informasi yang berhasil dihimpun
kotareyognews.net kejadian ini berawal saat dua remaja Muhammad Badrun (19) pemuda yang masih bersetatus mahasiswa asal desa Jalen, kecamatan Balong, dan rekanya Pramudia Putra (16) pemuda asal desa Bondrang kecamatan Sawo, Kabupaten Ponorogo sedang asik berselancar di dunia maya dengan layanan Wifi.id corner milik Telkom sambil menunggu saat buka puasa tiba.

Tak hanya kedua korban saja yang ada di area tersebut, namun beberapa pengguna wifi.id lain juga berada di lokasi tersebut. Kebetulan saja kedua korban duduk di lokasi yang sama.

Saat mereka sedang asyik menjelajah dunia maya, hujanpun turun cukup deras. Air menggenang dimana-mana, termasuk dibawah meja dan bangku besi yang mereka duduki.

Kedua pemuda ini tak sadar, jika kabel listrik yang menghubungkan ke stop contak yang ada di bawah meja besi tempat mereka menaruh laptop terkelupas. Lantaran air hujan juga melimpah dan menggenang di bawah meja,  sehingga aliran listrik tegangan tinggi tersebut merambat ke meja dan bangku yang meraka duduki.

Sontak, kedua pemuda ini tersentak karena aliran listrik dengan cepat menyengat tubuh mereka hingga tersungkur. Sementara itu, pengunjung yang lain berhamburan menjauh dari lokasi.

"Satu korban dalam posisi duduk, dan yang satunya langsung tersungkur ke bawah kursi dalam posisi tengkurap," terang Agus Suwito, satpam Telkom yang bertugas saat itu.

Menurutnya, sebetulnya saat dia mengetahui ada yang tersengat arus listrik, saat itu juga, buru-buru dia putuskan aliran listrik ke area tersebut.

"Tadi arus listrik langsung saya putuskan setelah para pengunjung WiFi Corner berteriak memberi tahu sambil berlari menjauh dari lokasi," ujar Agus.

Lantaran kedua korban tak sadarkan diri, akhirnya mereka langsung dilarikan ke RSU Dr. Harjono Ponorogo. Namun apa boleh buat, saat tiba di rumah sakit Muhammad Badrun dinyatakan sudah dalam kondisi meninggal dunia. Sedangkan Pramudia Putra dalam kondisi kritis dan langsung menjalani perawatan intensif.

Menurut keterangan Dokter yang menangani, Joko Purnomo, mengatakan bahwa dua pasien yang datang, yang satu sampai di UGD sudah meninggal, dan yang satu masih dalam perawatan.

"Di tubuh korban yang meninggal ditemukan dua luka bakar yang diduga akibat sengatan listrik yaitu di kaki sebelah Kanan dan kiri," paparnya. (warok)