Usai Divonis Mati, Keluarga Rita Tahlilan

PONOROGO (kotareyognews.net) - Seusai mendapatkan kabar bahwa Rita Krisdianti (28), tenaga kerja wanita (TKW) asal Desa Gabel kabupaten Ponorogo, Jatim divonis bersalah dan dijatuhi hukuman mati, pihak keliarga langsung menggelar tahlilan dan do'a bersama agar Rita terbebas dari hukum mati.

Demikian diungkapkan ketua DPRD Ponorogo Ali Mufthi saat mengikuti aksi dukungan terhadap Rita oleh sejumlah elemen masyarakat dan Awak Media pada malam tadi, Rabu (01/06/2016).

"Segala upaya telah kita lakukan. Kami juga sempat mendatangi Mahkamah Tinggi Penang Malaysia. namun pihak Pengadilan memutuskan Rita Bersalah. namun kita tidak berhenti dan akan lakukan banding. Pihak keluarga, pasca putusan langsung menggelar tahlilan dan doa bersama di rumah. saya sempat hadir disana,"terang Ali Mufthi.

Menurut Ali, pada kesempatan tersebut dia sempat berbincang dengan keluarga dan Ibu Rita. Mereka masih tetap yakin bahwa Rita tidak bersalah dan bebas dari hukum mati Pemerintah Malaysia.

"Ibu masih yakin Rita selamat bu? Kami tetap optimis Rita akan bisa diselamatkan pak, saya ibunya, dan tau oersis sifat dan tingkah laku anak saya. Sia sosok yang polos pak,"ujar Ali Mufthi menirukan Ibu Rita.

Dalam kesempatan tersebut dia juga mengucapkan terimakasi kepada warga ponorogo atas dukungn terhadap Rita, terutama pada beberapa element masyarakat dan para awak media yang menggelar aksi dukungan untuk Rita.

"Itulah sebabnya saya berada ditengah - tengah kawan kawan disini. Kami atas nama wakil rakyat menyampaikan terimakasih untuk semuanya. Mari kita doakan Rita agar selamat dari hukum mati,"harapnya.(warok)