Dua Buah HP Disikat Pencuri Saat Pemilik Sedang Tidur

PONOROGO (kotareyognews.net) - Dua buah Handphon (HP) Advan warna hitam dan Smartfren warna putih milik Reni S.R (39), warga RT. 03, RW: 03, Jl. Sultan trenggono no. 27, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan,  Kabupaten Ponorogo, lenyap dicuri orang, Jumat, (15/07/2016) silam.

Kabar yang diterima kotareyognews.net, tak hanya dua Hp saja, namun sebuah powerbank merk samsung warna putih juga ikut hilang.

Kejadian tersebut menurut Reni, berawal saat dia terbangun dari tidur, dan berniat  mengambil HP merk advan warna hitam miliknya yang sebelumnya ditaruh diatas meja, namun alangkah kagetnya korban saat dia mengetahui bahwa barang tersebut sudah tidak ada ditempat.

Tak mau putus asa, Reni berusaha mencari dengan mengubek seisi rumah, namun setelah dicari-cari dia tidak tak kunjung menemukan HP miliknya. Saat dia bersama suaminya mengecek tempat lainya, ternyata sebuah HP merk Smartfren warna putih dan owerbank merk samsung warna putih juga tak ada dilookasi tempat dimana dia menaruh semula.

Setelah melakukan pencarian selama sehari namun tak kunjung ketemu, keesokan harinya, Sabtu (16 /07/ 2016) sekitar pukul 09.30 WIB, korban akhirnya memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Polsek Babadan.

Mendapatkan laporan tentang kasus oencurian tersebut, unit Reskrim Polsek Babadan langsung bergerak guna melakukan penyelidikan. Setelah mendapatkan berbagai informasi, selanjutnya Polisi  melakukan penangkapan terhadap MIS (34), warga jl. Sultan trenggono  Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan karena dia diduga kuat sebagai oknum oencuri barang tersebut.

Dan benar, ternyata MIS adalah orangnya yang mencuri barang milik Reni.  Dari tangan tersangka unit reskrim polsek babadan juga berhasil memgamankan barang bukti sebuah  Tablet merk Advan warna hitam,  HP merk Smartfren warna putih dan satu buah powerbank merk samsung warna putih.

Kasubag Humas Polres Ponorogo AKP Harijadi membenarkan kejadian tersebut. Saat ini pelaku dan barang bukti sidah di amankan.

"Pelaku dan barang buktinya telah kami amankan sebagai barang bukati," paparnya.

Atas perbuatanya, pelaku MIS harus mempertanggung jawabkan perbuatanya didepan hukum. Dan saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polsek setempat. (warok)