Gerakan Menabung Usia Dini Hanya Ada di Desa Bringinan, Jambon, Ponorogo

PONOROGO (kotareyognews.net) - Memiliki anak yang cerdas dan berprestasi dibidang akademis memang suatu hal yang membanggakan. Namun kecerdasan seorang anak tak hanya diukur dari nilai akademis disekolah saja. Kepandaian si kecil mengatur emosi hingga keahliannya dibidang finansial  (mengatur keuangan) juga menjadi bagian kecerdasannya. Menanamkan kebiasaan menabung sejak dini pada anak adalah salah satu cara untuk mengasah kecerdasan mereka di bidang finansial.

Akan banyak manfaat yang dapat diberikan jika anak kita sudah diajarkan menabung sejak dini. Kebiasaan menabung akan mendidik anak belajar mengendalikan diri, memperhatikan dan mengelola keuangan secara bertahap. Menabung akan mengasah kecerdasan anak untuk berhemat, berbelanja secara bijak, mendapatkan hal-hal yang dibutuhkan atau diinginkannya.

Dengan menanamkan kebiasaan menabung orangtua juga sekaligus akan dapat mengasah kecerdasan emosi anak. Dengan menabung, si kecil belajar untuk belajar menahan keinginan untuk sesuatu hal yang tidak terlalu penting. Anak juga akan lebih menghargai setiap hal maupun benda yang dimilikinya, karena ia akan tahu untuk mendapatkan sesuatu itu perlu waktu, kesabaran dan usaha.

Hal ini diungkapkan Kepala Desa Bringinan Kecamatan Jambon Barno didepan warga desa Bringinan dan anak-anak, dengan tema Gerakan Menabung 100 anak di Desa Bringinan. Kegiatan itu digagas Rumah Baca Desa Bringinan atas inisiatif karang taruna didukung Pemerintah Desa Bringinan.

“Gemar menabung ini guna mendidik dan melatih anak selalu hemat dan rajin  menabung sejak kecil berarti kita melatih untuk hidup sederhana,” ujar Barno.

Ia juga menjelaskan jika kesadaraan akan menabung harus dilakukan dan dipupuk sejak kecil. Gerakan menabung bagi anak usia dini di Desa Bringinan akan terus dilakukan karena masyarakatnya hidup dalam perekonomian yang pas-pasan.

“Jadi perlu kesederhanaan bukan gaya hidup yang bermewah-mewahan, sesuai ajaran Agama Islam dan ciri khas bangsa Indonesia,” terangnya.

Barno pun menjelaskan bahwa sebagian besar masyarakat Desa Bringinan bermatapencaharian sebagai Petani dan buruh petani. Selain itu juga banyak warga Desa Bringinan mengais Ringgit sebagai TKI di Malaysia. “Gerakan Menabung ini sudah klop dan sejalan dengan potensi desa kami,” paparnya.

Launching gerakan sadar menabung secara simbolis ditandai dengan penyerahan kotak tabungan berwarna merah putih dari Kepala Desa Bringinan kepada puluhan anak kecil. “Mudah-mudahan niat baik kami mengajak menabung masyarakat Desa Bringinan ini mendapat ridho Allah SWT serta mendapat dukungan penuh semua masyarakat kami,” harapnya.

Sementara itu Yulik salah satu orang tua yang anaknya mengikuti program ayo sadar menabung mengatakan, sebagian besar orang tua pun merespon baik semangat Pak  Kades yang mengajak masyarakat Desa Bringinan menabung sejak dini.

“Sebagai orang tua, kami apresiasi semangat pak Barno dalam menggerakkan semangat warganya dalam menabung sejak usia dini,” katanya.

Launching gerakan menabung di Desa Bringinan secara resmi dilaksanakan  Minggu (307) lalu di Mushola Darul Muttaqin, Dukuh Kedung. Acara dihadiri Sekcam Jambon, Perangkat Desa, ketua BPD, elemen desa lainnya, tokoh masyarakat, ulama dan masyarakat Dukuh Kedung. (warok)