Tiga Kali Ponorogo Tak Dijamah Adipura, Ini Faktor Penyebabnya

PONOROGO (kotareyognews.net)- Sudah tiga tahun Kabupaten Ponorogo tidak menerima penghargaan kota bersih atau Piala Adipura. Terhitung sejak tahun 2013, terakhir kali Ponorogo menerima Piala Adipura Kencana tersebut.

Setelah tahun 2014, tahun 2015 Ponorogo gagal, tahun ini 2016 Kabupaten Ponorogo kembali gagal meraih predikat kota yang bersih tersebut. Informasi yang diperoleh kotareyognews.net, kabupaten tetangga seperti Kota Madiun dan Kabupaten Pacitan bisa memboyong penghargaan piala Adipura Kencana karena dinilai dua kota tersebut memang memiliki komitmen untuk menjaga dan memberikan fasilitas kebersihan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Pramono, mengatakan bahwa pihaknya (Pemkab) tidak bisa apa-apa terkait Adipura. Karena Kabupaten Ponorogo sudah kalah sejak awal dipenilaian Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

"TPA yang ada sekarang hanya seluas 2 hektar. Sedangkan yang diperlukan untuk menampung sampah lahannya lebih dari 2 hektar. "Kan kurang 2 hektar lagi," katanya seperti dikutip beritajatim.

Terlalu kecil dan kurangnya lahan TPA di Desa Mrican Kecamatan Jenangan tersebut menjadi momok tersendiri atas ketidak suksesan Ponorogo dalam memboyohg Piala Adipura. Dia mengatakan bahwa saat ini pihak Pemkab sedang berupaya memperbaiki TPA yang ada seekarang ini.

Dahkan, pihaknya telah jemput bola dengan penduduk untuk membeli lahannya untuk digunakan TPA. Namun hingga saat ini belum juga usai, lantaran banyak warga yang menolak keberadaan TPA dilingkunganya.

"Pemkab Ponorogo akan menggunakan opsi lain dengan membeli lahan. Dan lahannya juga sudah ada, tapi maksimalkan yang ada dulu," katanya.

Selain pengelolaan sampah, Agus juga menuturkan bahwa yang menjadikan jeblok adalah penataan alun-alun kota Ponorogo. Dia pun tidak bisa berbuat banyak karena alun-alun Ponorogo berbeda dengan alun-alun kota lain.

"Jelas beda, lihat alon-alon Kabupaten lain, mereka tidak memiliki acara-acara yang besar, sebesar even kita tiap tahun," terangnya.

Terkait total nilai yang didapatkan Kabupaten Ponorogo yang mengalami kegagalan ke - 3 kalinya memboyong piala Adipura, dia cuma menjelaskan bahwa nilai Ponorogo dibawah rata-rata. (warok)