Website atau Blog Terkena Penalty Google Sandbox, Ini Solusinya

PONOROGO (kotareyognews.net) - Saya yakin bahwa setiap website maupun blog suatu saat akan terkena Google Sandbox. Terutama bagi mereka yang sering melakukan optimalisasi seo, apalagi dengan cara tidak wajar. Satu hal lagi, bagi mereka yang memeiliki banyak duplikat konten. Ini akan rawan terkena teguran atau Google Sanbox.

Seperti website www.kotareyognews.net, yang saat ini lagi terkena musibah. Sebagai seorang admin melihat website kita yang sejak awal mulai dari nol hingga bisa mencapai posisi dan trafik yang diinginkan tentunya merupakan hal yang membanggakan.

Namun apa jadinya jika tiba suatu saat web kita harus terkena teguran dari google (Google Sandbox) terkait beberapa kesalahan yang kita lakukan meskipun semua itu tidak kita sengaja dan tidak kita ketahui.

Biasanya ini terjadi saat kita melakukan optimasi seo, terlebih lagi cara kita tidak wajar dan terkesan berlebihan. Ini yang menjadi sebab kita mendapat banyak teguran karena web kita dianggap menyalahi pertauran yang telah ditetapkan oleh pihak google.

Seperti web Kotareyognews.net ini contohnya. Sebelumnya ada beberapa artikel web bisa mendapat posisi yang cukup bagus dan mampu mendatangkan banyak visitor setiap hari. Namun kini harus rela untuk sedikit bersabar menunggu perbaikan agar tak masuk dalam penalti google sandbox lagi. Bahkan saya sendiri sempat kebingungan hingga ada sekitar 1/3 artikel di web ini kami hapus.

Ciri-ciri awal saat blog atau website kita masuk dalam Google sandbox diantaranya seperti yang kami alami:

1. Artikel tampil pada posisi yang cukup strategis dalam pencarian kata kunci, bahkan bisa menggusur artikel-artikel yang sudah lebih dulu ada dengan topik yang sama.

2. Kata kunci tiba-tiba mengalami pergeseran peringkat bahkan menghilang dari pencarian Google setelah beberapa hari posting artikel, bahkan hingga halaman ke - 16 Saya masih belum bisa menemukan artikel Saya dengan kata kunci Ponorogo. Entah sudah ada diposisi berapa alamat web saya dengan kata kunci Ponorogo.

Sebenarnya blog atau website Anda masih terindex oleh mesin pencari google, untuk memastikannya silahkan Anda cek menggunakan perintah site:http://namabloganda.com/ (jika seluruh blog Anda yang terkena sandbox effect) atau langsung menggunakan site:http://namabloganda.com/artikel-yang-terkena-effect-sandbox (jika hanya salah satu artikel blog Anda yang terkena sandbox effect).

3. Cek artikel atau blog Anda menggunakan google sandbox and penalty checker tool yang sudah banyak bisa ditemukan di pencarian Google, seperti yang biasa Saya gunakan salah satu tool dari Search Engine Genie. Jika pada saat pengecekan ternyata menghasilkan tulisan seperti berikut “Your site is still in google Sandbox. Contact support@searchenginegenie.com to get you out of Sandbox.” maka kemungkinan besar artikel atau blog Anda terkena sangsi dari google.

Jika web ataupun blog benar terkena sanksi dari google sandbox apa yang mesti kita lakukan?

Nah, setelah berusaha untuk bisa memperbaiki kesalahan dengan cara mencari solusi untuk keluar dari penalti google sandbox akhirnya saya mulai menemukan solusi diantaranya sebagai berikut:

Cara Mengatasi atau Keluar dari Google Sanbox

Berikut adalah beberapa langkah ampuh yang bisa Anda gunakan untuk keluar dari Google Penalty, dan ini juga Saya terapkan di beberapa artikel Saya yang terkena sanksi dari Google, ya maklum lagi semangat-semangatnya nulis, ye ternyata dianggap kegiatan spamming sama mbah google.

Sebagian orang memutuskan untuk menghentikan optimasi agar bisa terlepas dari jeratan pasir google sandbox, tapi Saya dalam hal ini tetap melakukan optimasi, hanya saja optimasinya benar-benar bukan link farm, harus dari halaman yang mempunyai minimal PR1 syukur-syukur kalau bisa Dofollow. Artinya link yang Kita pasang bisa benar-benar berkualitas dan tidak dianggap sebagai proses spamming oleh mesin pencari.

Update artikel seperti biasa secara berkala, pengalaman Saya sih beberapa artikel berhubungan dengan artikel yang terkena sandbox, beberapa artikel lainnya tidak berhubungan dengan artikel yang terkena sandbox.

Membuat postingan tentang Google Sandbox dan membuat link ke artikel yang jadi pesakitan. Lihat gaya penulisan di artikel tentang Mengenal Google Sandbox, dimana saya memberikan juga outbound link yg berkualitas dari Wikipedia, Google dan Google Webmaster Guidelines, ini merupakan salah satu tips Kita dalam mendekati google agar supaya memaafkan tindakan-tindakan Anda yang dicurigainya sebagai Over Spam.

Mengedit atau memodifikasi artikel yang terkena sandbox, tidak perlu semua yang penting agak berbeda dari sebelumnya, usahakan membuang beberapa keyword yang menjadi target Anda, sehingga tidak lagi dianggap sebagai upaya spam, dan jangan lupa untuk memberikan link ke google search baik search di Google.co.id maupun google.com.

Mencari backlink dari halaman yang mempunyai PR minimal 1. Tips : PR tiap halaman berbeda lho, jangan terpaku dengan PR di sidebar karena itu adalah PR untuk Homepage saja.

Submit ulang sitemap blog untuk menarik perhatian mbah google.

Melakukan Reconsideration Request di Google Webmaster.

Lakukan Ping blog ke google sewajarnya saja, jangan terlalu sering, melakukan ping blog karena hal tersebut tidak baik dan akan dianggap spam

Dan terakhir, Tunggu hingga keadaan menjadi normal kembali setelah itu bangun kembali Backlink yang lebih berkualitas dan tetap semangat.

Semoga ini bermanfaat dan kita bisa mendapat ampunan dari mbah Google, sehingga kita bisa berkreasi. Amin.