Bendera Merah Putih Tak Berkibar Di RSUD Dr. Harjono Ponorogo Saat Detik - Detik Proklamasi

PONOROGO (kotareyognews.net) - Bendera merah putih atau sang saka erah putih, yang menjadi simbol kebesaran bangsa Indonesia. Melalui sejarah panjang dan perjuangan ribuan nyawa manusia untuk bisa mengibarkan Merah Putih di Negeri tercinta ini.

17 Agustus 1945, adalah puncak dari perjuangan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mulai saat itu, Indonesia resmi menjadi negara yang berdaulat di mata dunia. Seluruh warga Indonesia bangga atas kemerdekaan yang di raih meskipun harus berkorban baik harta, benda dan nyawa.

Sebagai bangsa Indonesia sudah seharusnya kita menghargai jasa para pahlawan kemerdekaan yang telah gugur mendahului kita. Dan sebagai bangsa Indonesia, kita berkewajiban untuk mengisi kemerdekaan ini dan mempertahankan sang saka Merah Putih tetap berdiri tegak berkibar di atas bumi pertiwi.

Namun apa yang terjadi di RSUD Dr. Harjono Ponorogo. Disaat yang lain bersemangat ikut  mengibarkan Sang Saka Merah Putih saat detik - detik Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, Rabu (17/08/2016, di tiang bendera rumah sakit milik pemerintah ini justru tak terlihat sang saka Merah Putih berkibar.

Kejadian ini sempat menjadi perhatian warga yang melintas di depan RSUD yang berada di jalur Ponorogo - Pacitan tersebut. Bahkan hingga tengah hari sekitar pukul 12.00 WIB, tiang bendera yang berada tepat di depan pintu masuk RSUD tersebut masih terlihat tanpa bendera. Diduga akibat kelalaian petugas yang biasa mengibarkan bendera.

Arif, salah seorang warga yang kebetulan sedang berada di lokasi mengatakan bahwa kelalaian itu sangat disayangkan.

"Wah, prihatin mas. Hari ini kan HUT kemerdekaan RI, setiap warga Indonesia mengibarkan bendera Merah Putih bahkan di setiap rumah mereka bisa dipastikan berkibar Sang Saka Merah Putih, tapi di RSU milik pemerintah malah tidak mengibarkan bendera," ujarnya.

Sementara itu Plt Direktur RSUD Dr. Harjono Dr. Made Jaren saat dihubungi mengatakan belum tahu sama sekali kejadian tersebut. Dia beralasan bahwa saat ke RSUD Dr. Harjono tidak melakukan pengecekan.

"Waduh mks infonya, saya td ke RSUD tdk sempat ngecek," ujarnya melalui pesan singkat. (warok)