Gara - Gara Puntung Rokok, Pemuda Ponorogo Ini Dihajar Hingga Babak Belur

Pelaku (kiri) korban (kanan)
PONOROGO (kotareyognews.net) - Jangan asal buang puntung rokok sembarangan. Lihat dulu kiri dan kanan, apakah disana ada orang atau tidak. Jangan sampai kita mengalami seperti yang dialami E Handoko (24) warga Kalisobo, desa Grogol, kecamatan Sawo, Kabupaten Ponorogo ini. Pasalnya, hanya gara - gara asal buang puntung rokok, pemuda ini harus dipukul dan dihajar hingga babak belur kerena puntung rokok tersebut mengenai orang lain, Minggu (21/08/2016).

Informasi yang berhasil dihimpun kotareyognews.net, aksi pemukulan terhadap E. Handoko ini terjadi sekitar pukul 23.30 WIB di perempatan Jln. Bundaran Perempatan Bibis kecamatan Sambit. Sedangkan pelaku FA, baru berhasil diamankan polisi pada, Senin (22/08/2016).

Diceritakan, kejadian ini berawal saat E Handoko sedang nongkrong di bundaran bibis bersama Deni, Rohani dan beberapa orang pemuda lainya termasuk pelaku sendiri M. FA. Ketika itu, korban bermaksut membuang puntung rokok yang sudah habis. Namun apes, tak sengaja justru puntung rokok yang dia lempar justru malah mengenai FA.

Karena tiba-tiba dilempar puntung rokok, FA sendiri merasa tersinggung dan marah, dan langsung memaki - maki E. Handoko. Tak cukup dengan marah, pelaku juga memberi hadiah kepada korban sebuah pukulan Jeb yang mengenai mata kiri korban hingga dia terduduku.

Lalu korban berusaha berdiri kembali, namun pukulan aperkat kembali dilancarkan oleh pelaku dan bersarang di bibir korban. Tak cukup itu saja, pelaku juga melancarkan beberapa tendangan dan mengenai dada dan kaki korban.

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka robek dikepala bagian belakang, bengkak dimata sebelah kiri, robek pada mulut sebelah kanan, dan kaki sebelah kanan korban terasa ngilu.

Mengetahui rekanya babak belur dihajar FA, keduanya (saksi) langsung melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Polsek Sambit. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit oleh petugas, guna mendapatkan perawatan dan dilakukan Visum.

Atas kasus tersebut, Unit Rekrim Polsek Sambit langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadao pelaku. Namun pelaku baru bisa diringkus petugas pada hari berikutnya, Senin (22/08) sekitar pukul10.00 WIB, dan langsung digelandang ke Mapolsek setempat guna memperanggung jawabkan perbuatanya.

Kasubag Humas Polres Ponorogo membenarkan bahwa petugas dari Unit Reskrim Sambit telah mengamankan pelaku penganiayaan berinisial FA. Penangkaanya dilakukan di Jalan Turus desa Ngrukem Kecamatan Mlarak.

"Saat ini pelaku telah berhasil di amankan dan sedang menjalani pemeriksaan guna proses lebih lanjut," terang Harijadi. (warok)