Jam Terbang Tinggi, Pelaku Curanmor Asal Surabaya Ini Apes Usai Mencuri di Ponorogo

PONOROGO (kotareyognews.net) - Sepandai - pandainya Tupai Meloncat Akhirya Jatuh Jua, itulah pepatah yang tepat buat Khorul (30), warga Kelurahan Kertajaya, Kecamatan Gubeng, Kabupaten Surabaya ini. Pasalnya, Pria berperawakan sedang yang sudah melanglang buana di dunia Curanmor (Pencurian Motor) ini harus harus mengalami nasib apes ditangkap petugas, usai melakukan aksinya di hotel Mahesa Ponorogo.

Penangkapan Khoirul sendiri dilakukan oleh Satuan Residivis dan Kriminal (Satreskrim) Polres Ponorogo di wilayah Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Setelah melakukan aksinya di Hotel Mahesa, pelaku merupakan TO Polres Ponorogo, dan sejak saat itu dalam pengejaran.

"Pelaku kita kejar dan kita tangkap di Rembang Jawa Tengah. Dan dari tangan pelaku ini kita berhasil mengamankam enam barang bukti berupa sepedah motor hasil curian,"terang Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Rudy Darmawan, Selasa (16/08/2016).

Sementara itu informasi yang berhasil dihimpun kotareyognews.net, untuk meringkus Khoirul ini Polisi terpaksa harus melumpuhkan pelaku dengan satu tembakan timah panas di kakinya lantaran dia hendak kabur saat dilakukan penangkapan.

Diketahui, Pelaku merupakan pemain tunggal. Dia melakukan aksi curanmor sendirian tanpa ada tim atau komplotan seperti kebanyakan pelaku lainya. Namun Khoirul merupakan pelaku yang sudah melanglang buana dari kota satu ke kota lainya bahkan sampai ke luar wilayah Jatim.(warok)