Jatuh Dari Pohon Kelapa, Warga Ponorogo Meninggal Dunia di TKP

PONOROGO (kotareyognews.net) - Hari senin tanggal 01 Agustus 2016 menjadi hari yang apes bagi Asmono (60), warga dukuh Bentis RT: 01, RW: 02, desa Wagir lor Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo. Pasalnya, Bapak berumur 60 tahun ini ditemukan oleh warga sudah meninggal terkapar dibawah pohon Kelapa di dukuh Glodeg, Desa Wagir, Ngebel sekitar pukul 15.00 WIB.

Informasi yang berhasil dihimpun kotareyognews.net, awalnya Asmono keluar rumah sekitar pukul 13.00 WIB. Menurut keterangan kerabat dekatnya, dia hendak ke kebun untuk memetik buah kelapa.

"Dia berangkat sekitar jam 1 siang, katanya hendak memetik buah kelapa yang ada di kebun," terang seorang warga.

Diketahui, memanjat pohon kelapa sebetulnya sidah biasa dilakoni oleh Asmono. Namun saat dia memetik buah kelapa pada senin lalu, kebetulan saat itu angin berhembus cukup kencang, hingga dia lepas pegangan dan akhirnya terjatuh.

Kasubag Humas Polres Ponorogo AKP Harijadi membenarkan kejadian meninggalnya salah satu warga kecamatan Ngebel akibat terjatuh saat panjat pohon kelapa.

"Korban sendiri saat memanjat belum sempat memetik buah kelapanya. Ketinggian kira kira sekitar 15 meter. Karena pada saat itu angin bertiup kencang, diperkirakan korban lepas pegangan dan jatuh dan langsung meningal dunia di TKK," terangnya.

Korban ditemukan pertama kali oleh Karmin (45) dan Yanto (35), warga setempat yang kebetulan berada tak jauh dari lokasi, yang selanjutnya mereka melaporkan kejadian tersebut ke Polsek setempat.

Jajaran Polsek Ngebel yang saat itu hadir juga Kapolsek, Kanit Reskrim, Ka SPKdan anggota, Bhabinkamtibmas lansung melakukan evakwasi dan olah TKP.

Sementara dari hasil olah TKP, petugas tidak menemukan tanda - tanda kekerasan dan penganiayaan. Korban mirni kecelakaan terjatuh dari atas pohon krlapa setinggi 15 meter. Dan selanjutnya, atas permintaan keliarga, korban dibawa ke rumah duka untuk dilakukan upacara pemakaman. (warok)